<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>Kilas Bisnis</title>
                <atom:link href="https://kilasbisnis.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://kilasbisnis.com/</link>
                <description>Kilas Bisnis Jawa Timur siap memberikan pembaruan dan inspirasi bagi semua orang yang tertarik dengan perkembangan terkini dalam dunia bisnis</description>
                <lastBuildDate>Tue, 09 Jun 2026 14:21:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://kilasbisnis.com/</generator>
                <image>
                    <url>https://kilasbisnis.com/po-content/uploads/logo/icon-kilas-bisnis.png</url>
                    <title>Kilas Bisnis</title>
                    <link>https://kilasbisnis.com/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Good Day Homestay Resmi Dibuka,Tawarkan Konsep Hunian Homey untuk Wisatawan Bali]]></title>
                    <link>https://kilasbisnis.com/news-1653-good-day-homestay-resmi-dibukatawarkan-konsep-hunian-homey-untuk-wisatawan-bali</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://kilasbisnis.com/news-1653-good-day-homestay-resmi-dibukatawarkan-konsep-hunian-homey-untuk-wisatawan-bali</guid>
                    <pubDate>Tue, 09 Jun 2026 14:21:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Kilasbisnis.com,Bali – Industri pariwisata Bali kembali kedatangan pilihan akomodasi baru yang siap memanjakan wisatawan mancanegara maupun domestik. Good Day H]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #3598db;"><strong>Kilasbisnis.com,Bali </strong></span>&ndash; Industri pariwisata Bali kembali kedatangan pilihan akomodasi baru yang siap memanjakan wisatawan mancanegara maupun domestik. Good Day Homestay resmi membuka pintunya di Pulau Dewata, berlokasi di Jalan Padma Utara Gang Abdi No. 4, Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (9/6/2026).</p>
<p>Good Day Homestay menawarkan konsep hunian yang memadukan kenyamanan rumah sendiri (homey) dengan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan domestik maupun mancanegara.</p>
<p>Melihat tren pariwisata yang kian dinamis, Good Day Homestay hadir sebagai jawaban atas tingginya permintaan akomodasi yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga memiliki fasilitas lengkap dan lokasi strategis.</p>
<p>Dengan desain modern, Good Day Homestay dirancang untuk memberikan pengalaman menginap yang berkesan. Setiap kamar dilengkapi fasilitas modern, seperti pendingin ruangan (AC), jaringan Wi-Fi, tempat tidur, serta kamar mandi dalam dengan fasilitas air panas.</p>
<p>Selain itu, tersedia area komunal yang estetis dan dapur bersama untuk mendukung interaksi antarwisatawan. Konsep ini dihadirkan untuk menciptakan suasana hangat, sehingga tamu mancanegara maupun wisatawan lokal dapat berinteraksi dengan nyaman.</p>
<p>Owner Good Day Homestay, Frangky Tanimena, mengatakan Bali tetap menjadi magnet utama pariwisata dunia, namun preferensi wisatawan kini telah bergeser.</p>
<p>&ldquo;Kami ingin Good Day Homestay menjadi rumah kedua bagi siapa saja yang datang ke Bali. Baik wisatawan domestik yang berlibur bersama keluarga maupun turis mancanegara yang ingin long stay untuk bekerja secara remote. Semua fasilitas kami standarisasi agar memenuhi ekspektasi kenyamanan global tanpa kehilangan sentuhan keramahan lokal,&rdquo; ujar Frangky Tanimena.</p>
<p>Frangky menambahkan, lokasi Good Day Homestay menjadi salah satu keunggulan utama karena berada di kawasan strategis yang dekat dengan destinasi wisata, pusat kuliner, dan akses transportasi.</p>
<p>Sementara itu, Baptista Justin selaku owner representatif yang turut terlibat dalam manajemen pengelolaan mengatakan harga yang kompetitif membuat Good Day Homestay berpotensi menjadi pilihan baru wisatawan di Bali. Kehadiran homestay ini juga diharapkan dapat mendukung ekosistem pariwisata lokal.</p>
<p>Justin Tanimena (20) menambahkan, Good Day Homestay ditujukan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan di Pulau Dewata agar merasa nyaman. Ia juga menilai wisatawan asal Australia menjadi salah satu target utama.</p>
<p>&ldquo;Kami sangat optimis karena target pasar utamanya adalah warga Australia dan turis asing lainnya. Mengingat nilai kurs AUD dan USD yang sedang tinggi terhadap rupiah, biaya tinggal di sini akan terasa sangat murah bagi mereka. Kondisi ini dapat menarik mereka untuk mengajak keluarga dan kolega datang ke Bali,&rdquo; kata Justin.</p>
<p>Senada dengan itu, owner representatif lainnya, Glorian Vanlee, lulusan Melbourne, Australia, mengatakan keputusan membangun akomodasi ini didasarkan pada kepemilikan aset lahan yang strategis serta peluang pasar long stay di kawasan Legian.</p>
<p>&ldquo;Kami melihat potensi pasar jangka panjang di Legian sangat terbuka lebar. Dengan fasilitas lengkap yang kami miliki, kami sangat percaya diri dan positif mampu menerobos ketatnya persaingan pasar di tengah kondisi ekonomi saat ini,&rdquo; ujar Glorian.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://kilasbisnis.com/po-content/uploads/202606/img-20260609-wa00171.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Good Day Homestay Resmi Dibuka,Tawarkan Konsep Hunian Homey untuk Wisatawan Bali]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Semangat &quot;Roro Jonggrang&quot; Warnai Dies Natalis ke-30 Sabda Theatre]]></title>
                    <link>https://kilasbisnis.com/news-1652-semangat-roro-jonggrang-warnai-dies-natalis-ke-30-sabda-theatre</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://kilasbisnis.com/news-1652-semangat-roro-jonggrang-warnai-dies-natalis-ke-30-sabda-theatre</guid>
                    <pubDate>Tue, 09 Jun 2026 14:07:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Kilasbisnis.com,Surabaya — Sabda Theatre, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya, menggelar Dies Natalis ke-30 pada ]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #3598db;"><strong>Kilasbisnis.com,Surabaya </strong></span>&mdash; Sabda Theatre, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya, menggelar Dies Natalis ke-30 pada Minggu (7/6/2026) pukul 18.00&ndash;21.00 WIB di lobi depan Gedung UIN Sunan Ampel Surabaya 2. Mengusung tema "Alur Asa", perayaan ini menjadi momentum refleksi perjalanan tiga dekade Sabda Theatre dalam menjaga semangat berkesenian, kaderisasi, dan keberlanjutan teater kampus.</p>
<p>Di balik pelaksanaan acara, terdapat tantangan yang harus dihadapi panitia. Pihak fakultas hanya memberikan izin penggunaan lokasi selama satu hari, mulai pukul 12.00 WIB hingga 21.00 WIB. Dengan waktu yang terbatas, seluruh kebutuhan teknis, penataan panggung, tata artistik, hingga pelaksanaan pertunjukan harus dipersiapkan dan diselesaikan dalam hitungan jam.</p>
<p>Meski bukan gedung pertunjukan, teras lobi kampus disulap menjadi ruang teater yang representatif. Panitia, kru, pemain, dan pendukung acara bekerja secara gotong royong untuk menyelesaikan seluruh persiapan sesuai tugas masing-masing. Semangat kerja kolektif tersebut diibaratkan seperti kisah Roro Jonggrang yang harus menyelesaikan pekerjaan besar dalam waktu singkat. Seluruh rangkaian acara juga dapat dituntaskan sebelum batas waktu penggunaan lokasi berakhir.</p>
<p>Puncak acara diisi dengan pementasan teater berjudul "Kuning", karya Mohamad Nizar Rahmanto, S.Hum., seniman teater kampus Surabaya. Pementasan tersebut disutradarai oleh Ketua Sabda Theatre, Siti Zahrotul Janah.</p>
<p>Naskah "Kuning" mengisahkan perjalanan seorang gadis muda yang meninggalkan rumah dan keluarganya demi mengejar kehidupan yang dianggap lebih baik. Dalam upayanya meraih kebahagiaan dan kemakmuran, ia mengabaikan harapan sang ibu yang terus memintanya pulang.</p>
<p>Dalam pengembaraannya, Kuning bertemu dengan Panji, sosok misterius yang menawarkan jalan pintas untuk mewujudkan impiannya. Terbuai harapan dan ambisi, Kuning menaruh kepercayaan penuh kepada Panji tanpa menyadari bahaya yang tersimpan di balik tawaran tersebut.</p>
<p>Melalui perjalanan tokoh Kuning, pertunjukan ini menghadirkan refleksi tentang ambisi, godaan, dan pilihan hidup. Kisah tersebut mengajak penonton merenungkan pentingnya kebijaksanaan dalam mengambil keputusan serta menyadari bahwa kasih sayang keluarga dapat menjadi pelindung dalam kehidupan.</p>
<p>Selain pementasan teater, Dies Natalis ke-30 Sabda Theatre juga menghadirkan berbagai pertunjukan sastra dan budaya. Dewi membacakan puisi karya Wiji Thukul, sementara para alumni Sabda Theatre membawakan puisi-puisi karya WS Rendra.</p>
<p>Salah satu penampil, Menying Lucas, membacakan karya WS Rendra sekaligus memperkenalkan istilah "Merendra", yaitu ajakan untuk kembali membaca, mengenal, dan menghidupkan karya-karya WS Rendra di kalangan generasi muda agar tetap relevan dan dikenang.</p>
<p>Acara juga menghadirkan kolaborasi pembacaan puisi berjudul "Tanpa Judul" yang dibawakan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Sastra Inggris, dan Program Studi Sejarah Peradaban Islam. Kolaborasi tersebut menjadi simbol perjumpaan lintas disiplin ilmu melalui ruang sastra dan kesenian.</p>
<p>Sebagai pembuka acara, ditampilkan Tari Milu Sarju dari Banyuwangi. Tarian ini mengandung makna ungkapan syukur kepada Tuhan, perayaan atas keberhasilan yang diraih melalui perjuangan, serta simbol ketekunan hidup yang membuahkan hasil. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan perjalanan Sabda Theatre yang telah bertahan dan berkembang selama 30 tahun.</p>
<p>Tema "Alur Asa" menjadi benang merah seluruh rangkaian Dies Natalis tahun ini. Menjaga alur dimaknai sebagai upaya melanjutkan nilai, tradisi, dan perjuangan yang telah dibangun generasi sebelumnya. Sementara merawat asa berarti tetap percaya pada mimpi, menjaga fokus terhadap tujuan, dan menatap masa depan Sabda Theatre dengan optimisme meski dihadapkan pada berbagai tantangan dan keterbatasan.</p>
<p>Dalam sesi wawancara, Ketua Sabda Theatre, Siti Zahrotul Janah, menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan seni di Surabaya, khususnya dunia teater.</p>
<p>"Saya melihat perkembangan seni di Surabaya, khususnya teater, cukup positif. Saat ini semakin banyak ruang bagi anak muda untuk berekspresi, baik melalui pertunjukan, festival, maupun media digital yang membantu karya-karya seni dapat dijangkau lebih banyak orang," ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi komunitas teater saat ini adalah menjaga semangat berkesenian dan regenerasi.</p>
<p>"Tantangannya tentu tidak sedikit. Namun, tantangan terbesar saat ini yang saya rasakan adalah menjaga semangat berkesenian dan regenerasi komunitas. Di sisi lain, saya melihat banyak peluang melalui kolaborasi dan kreativitas generasi muda. Perubahan yang terjadi justru mendorong kami untuk terus beradaptasi, berkembang, dan menjaga teater tetap hidup di tengah masyarakat," tambahnya.</p>
<p>Pada usia ke-30 tahun, Sabda Theatre menegaskan komitmennya untuk terus menjadi ruang belajar, berkarya, dan bertumbuh bagi generasi muda. Tiga dekade perjalanan ini menjadi bukti bahwa teater kampus tidak hanya bertahan sebagai organisasi, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, pengembangan kreativitas, dan pengabdian kebudayaan.</p>
<p>"Saya bersyukur bisa menyaksikan Sabda Theatre tetap bertahan hingga usia 30 tahun. Di tengah berbagai tantangan yang ada, saya percaya bahwa selama masih ada orang-orang yang mau belajar, berkarya, dan menjaga kecintaannya terhadap teater, maka harapan itu akan selalu ada," tutup Siti Zahrotul Janah.</p>
<p>Perayaan Dies Natalis ke-30 ini menjadi bukti bahwa semangat berkesenian di lingkungan kampus masih terus hidup. Dengan segala keterbatasan yang ada, Sabda Theatre menunjukkan bahwa kerja kolektif, proses kaderisasi, dan kecintaan terhadap seni mampu melahirkan pertunjukan yang bermakna.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://kilasbisnis.com/po-content/uploads/202606/img-20260609-wa0009.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Semangat &quot;Roro Jonggrang&quot; Warnai Dies Natalis ke-30 Sabda Theatre]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Nasional]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Siswa Sekolah Dasar Unjuk Karya Fotografi di Wisma Jerman]]></title>
                    <link>https://kilasbisnis.com/news-1651-siswa-sekolah-dasar-unjuk-karya-fotografi-di-wisma-jerman</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://kilasbisnis.com/news-1651-siswa-sekolah-dasar-unjuk-karya-fotografi-di-wisma-jerman</guid>
                    <pubDate>Tue, 09 Jun 2026 13:58:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Kilasbisnis.com,Surabaya — Pameran fotografi bertajuk What We See menampilkan karya anak-anak dari Klub Fotografi SD Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo di Wisma J]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #3598db;"><strong>Kilasbisnis.com,Surabaya </strong></span>&mdash; Pameran fotografi bertajuk What We See menampilkan karya anak-anak dari Klub Fotografi SD Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo di Wisma Jerman, Surabaya, Jawa Timur, pada 6 Juni 2026.</p>
<p>Melalui kamera, para fotografer cilik menampilkan berbagai hal sederhana di sekitar mereka, mulai dari momen kecil, sudut ruang, ekspresi, cahaya, hingga detail yang kerap luput dari perhatian orang dewasa.</p>
<p>Pameran yang diikuti 16 fotografer cilik tersebut dikuratori oleh Idealita Ismanto. Menurut Idealita, pameran ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan karya mereka yang merupakan hasil arsip pembelajaran fotografi selama hampir tiga tahun.</p>
<p>&ldquo;Pameran ini merupakan ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan karyanya. Dari arsip karya selama hampir tiga tahun belajar, karya-karya yang terpilih menjadi pengingat bahwa fotografi bisa dilakukan oleh siapa pun, termasuk oleh anak-anak, tentu dengan bimbingan yang tepat,&rdquo; ujar Idealita.</p>
<p>Fotografer yang terlibat dalam What We See adalah Rafardan Abhinara Atmaja, Keanu Pramono, Brian Delta Ramadhan, Muhammad Rayyan Firdaus, Celine Justopo, Nicole Arno Priyono, Nelson Arno Priyono, Muhammad Ammar Faqih, Giannino Arkananta Byan, Helsa Emunahope, Estrella Dya Kumaralalita, Leona Sarah Emyra, Jasmine Alyka Fernanda, Deandra Rahmi Davintio, Keanu Pramono Dewa, dan Ibrahim Maliq Parsa.</p>
<p>Kepala Sekolah SD Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo, Ririn Indriyanti, saat pembukaan pameran menyampaikan kebanggaannya terhadap karya yang dihasilkan para siswa anggota klub fotografi.</p>
<p>&ldquo;Melalui pameran What We See, anak-anak menunjukkan bahwa mereka mampu mengamati, merasakan, dan menceritakan dunia di sekitar mereka dengan cara yang unik dan penuh makna. Setiap foto bukan hanya hasil jepretan kamera, tetapi juga cerminan kreativitas, kepekaan, dan keberanian mereka dalam mengekspresikan diri. Semoga pengalaman ini menjadi langkah awal bagi mereka untuk terus berkarya, berinovasi, dan percaya pada potensi yang dimiliki,&rdquo; ujar Ririn.</p>
<p>Management Advisor Wisma Jerman, Mike Neuber, mengatakan pameran tersebut memberikan kesempatan bagi orang dewasa untuk melihat dunia dari perspektif anak-anak.</p>
<p>&ldquo;Kita sebagai orang dewasa juga bisa belajar dari perspektif mereka. Oleh karena itu, pameran seperti ini sangat berharga karena dapat membuka wawasan kita sebagai orang dewasa. Saya berharap pameran fotografi What We See dapat memberikan inspirasi untuk melihat sesuatu yang biasa dengan cara yang luar biasa seperti anak-anak ini,&rdquo; ujar Mike.</p>
<p>Salah satu peserta pameran, Celine Justopo, mengaku senang belajar fotografi dan memanfaatkan kemampuan yang diperolehnya dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>&ldquo;Seru banget dan asyik, aku bisa motret dan membuat foto yang menarik. Ilmu fotografi yang didapat aku pakai di rumah untuk bantu motret produk jualan papa,&rdquo; ujar Celine.</p>
<p>Foto-foto yang ditampilkan dalam pameran memiliki beragam tema dan pendekatan. Dengan gaya foto tunggal, karya para peserta menjadi sarana ekspresi masing-masing pameris.</p>
<p>Sejumlah karya menampilkan anak yang mengintip dari balik lubang tembok, ekspresi wajah teman-teman mereka, hingga bentuk-bentuk visual yang dihasilkan melalui penggunaan kecepatan rendah.</p>
<p>Selain menampilkan karya fotografer cilik, pameran juga diisi diskusi yang menghadirkan Founder Disabilitas Berkarya, Leo Arif Budiman. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan proses belajar fotografi sekaligus tantangan yang dihadapi.</p>
<p>Setiap foto dalam pameran ini tidak hanya menjadi hasil proses belajar di klub fotografi sekolah, tetapi juga merepresentasikan cerita keseharian, kesederhanaan, rasa ingin tahu, dan kreativitas anak-anak melalui cara mereka memandang dunia.</p>
<p>What We See juga menjadi pengingat bahwa perspektif anak-anak memiliki kepekaan tersendiri yang dapat menghadirkan makna baru dari hal-hal yang tampak biasa.</p>
<p>Pameran ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ruang pertemuan antara anak-anak, praktisi seni visual, pendidik, dan masyarakat luas. Pameran berlangsung pada 7&ndash;9 Juni 2026.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://kilasbisnis.com/po-content/uploads/202606/img-20260609-wa0006.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Siswa Sekolah Dasar Unjuk Karya Fotografi di Wisma Jerman]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Nasional]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Lomba Mancing Mania Kapolres Cup 2026 Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80]]></title>
                    <link>https://kilasbisnis.com/news-1650-lomba-mancing-mania-kapolres-cup-2026-meriahkan-hut-bhayangkara-ke-80-di-probol</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://kilasbisnis.com/news-1650-lomba-mancing-mania-kapolres-cup-2026-meriahkan-hut-bhayangkara-ke-80-di-probol</guid>
                    <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 15:49:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Kilasbisnis.com,Probolinggo – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo menggelar Lomba Mancing ]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #3598db;"><strong>Kilasbisnis.com,Probolinggo </strong></span>&ndash; Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo menggelar Lomba Mancing Mania Kapolres Cup 2026 di Rumah Makan Handayani, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (7/6/2026).</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 12.30 WIB itu diikuti 80 peserta dari berbagai daerah, di antaranya Surabaya, Pasuruan, Bondowoso, Situbondo, dan wilayah Kabupaten Probolinggo.</p>
<p>Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, lomba tersebut diselenggarakan untuk memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80 sekaligus mempererat silaturahmi, membangun sinergi, dan meningkatkan kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan positif.</p>
<p>&ldquo;Kami ingin momen peringatan HUT Bhayangkara ini tidak hanya menjadi acara internal kepolisian, melainkan juga menjadi ajang berkumpul, berinteraksi, dan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat.</p>
<p>Melalui kegiatan yang santai namun terarah seperti lomba memancing, kami berharap kepercayaan dan kerja sama antara Polri dan warga semakin kuat,&rdquo; ujar AKBP M. Wahyudin Latif kepada wartawan di lokasi lomba.</p>
<p>Lomba tersebut mempertandingkan kategori tangkapan ikan bawal terberat. Para peserta memperebutkan Piala Kapolres Cup 2026 serta sejumlah hadiah.</p>
<p>Juara pertama memperoleh piala dan uang tunai Rp3 juta, juara kedua mendapatkan piala dan uang tunai Rp2 juta, sedangkan juara ketiga menerima piala dan uang tunai Rp1 juta. Panitia juga menyiapkan berbagai hadiah hiburan bagi peserta yang beruntung.</p>
<p>Prosesi pembukaan kegiatan dihadiri Wakapolres Probolinggo, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Probolinggo, Komandan Batalyon Pengawalan dan Pengamanan (Danyon TP) Kabupaten Probolinggo, Kepala Cabang Bank Jatim Probolinggo, serta pemilik Rumah Makan Handayani.</p>
<p>Setelah sesi memancing selesai dan hasil penilaian ditetapkan, acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah secara simbolis oleh para pejabat dan tamu undangan yang hadir.</p>
<p>Kapolres menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat. Kegiatan berlangsung lancar dan diikuti dengan antusias oleh peserta maupun tamu undangan. &ldquo;Acara ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk terus memperkuat kerja sama dan hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat di wilayah hukum Polres Probolinggo,&rdquo; tandasnya</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://kilasbisnis.com/po-content/uploads/202606/img-20260608-wa0022.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Lomba Mancing Mania Kapolres Cup 2026 Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[EMAS Tetapkan Sumber Daya Mineral Perdana Kolokoa, Tambah Inventaris Emas Tambang Pani Jadi Sekitar 7,4 Juta Ons]]></title>
                    <link>https://kilasbisnis.com/news-1649-emas-tetapkan-sumber-daya-mineral-perdana-kolokoa-tambah-inventaris-emas-tambang-pani-jadi-sekitar-74-juta-ons</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://kilasbisnis.com/news-1649-emas-tetapkan-sumber-daya-mineral-perdana-kolokoa-tambah-inventaris-emas-tambang-pani-jadi-sekitar-74-juta-ons</guid>
                    <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 08:25:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Kilasbisnis, Jakarta -  PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS) (“EMAS”) mengumumkan estimasi sumber daya mineral perdana atau *maiden Mineral Resource Est]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #236fa1;"><strong>Kilasbisnis, Jakarta - </strong></span> PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS) (&ldquo;EMAS&rdquo;) mengumumkan estimasi sumber daya mineral perdana atau *maiden Mineral Resource Estimate* (MRE) untuk Prospek Kolokoa. Lokasi Kolokoa berada sekitar 500 meter dari area Tambang Emas Pani, di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.</p>
<p>Berdasarkan estimasi per 1 Juni 2026, Kolokoa memiliki sumber daya mineral sebesar 42 juta ton (Mt) dengan kadar 0,33 gram per ton emas, atau setara 445 ribu ons emas (koz). Penetapan ini menambah inventaris sumber daya mineral emas Tambang Emas Pani secara keseluruhan dari 7,0 juta ons menjadi sekitar 7,4 juta ons emas (Moz), atau naik sekitar 6 persen.</p>
<p>Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Poerbaya Abidin, menyatakan penetapan sumber daya mineral perdana Kolokoa menunjukkan kemampuan perseroan mengonversi hasil eksplorasi menjadi sumber daya mineral dalam waktu relatif cepat. Ia menyebut dalam enam bulan perseroan berhasil menetapkan sumber daya mineral perdana yang mengandung 445 ribu ons emas, sebagai dukungan strategi pertumbuhan produksi jangka panjang, termasuk rencana peningkatan produksi puncak hingga 500 ribu ons per tahun.</p>
<p>Boyke menambahkan, kedekatan Kolokoa dengan operasi Tambang Emas Pani berpotensi memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada sehingga menghasilkan sinergi operasional. Deposit tersebut juga diharapkan memberi fleksibilitas tambahan dalam perencanaan tambang dan optimalisasi kadar bijih, yang berpeluang memperkuat keekonomian proyek.</p>
<p>Program penetapan sumber daya Kolokoa diselesaikan dalam periode sekitar enam bulan, mulai November 2025 hingga April 2026. Program ini mencakup 54 lubang bor diamond drilling dengan total 11.701,6 meter, yang dirancang untuk memahami bentuk, kontinuitas, serta distribusi kadar mineralisasi emas di Kolokoa, sekaligus menyediakan tingkat keyakinan geologi yang memadai untuk estimasi sumber daya mineral perdana.</p>
<p>Perseroan juga melakukan pengujian metalurgi awal menggunakan metode *bottle-roll*, yang menunjukkan tingkat perolehan emas tinggi pada material oksida, yakni 87 persen hingga 94 persen. Untuk material transisi, perolehan emas tercatat 81 persen hingga 92 persen, sekaligus mendukung kesesuaian Kolokoa dengan operasi Tambang Emas Pani saat ini.</p>
<p>EMAS menilai sumber daya mineral Kolokoa masih terbuka untuk pengembangan lebih lanjut karena mineralisasi emas masih berpotensi meluas ke berbagai arah, termasuk ke utara, selatan, serta ke lapisan yang lebih dalam. Perseroan akan menggunakan model geologi dan estimasi sumber daya Kolokoa untuk memandu pengeboran lanjutan, studi metalurgi, serta kajian perencanaan tambang di masa depan. Hasil ini dinilai menjadi dasar untuk mengevaluasi potensi pengembangan Kolokoa sebagai bagian dari sistem Tambang Emas Pani.</p>
<p>EMAS menyatakan kegiatan eksplorasi akan terus dilakukan secara disiplin dan terarah untuk memperkuat basis sumber daya mineral Tambang Emas Pani. Perseroan akan menyampaikan pembaruan berikutnya apabila terdapat hasil eksplorasi dan studi teknis yang memenuhi standar pelaporan yang berlaku. (*)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://kilasbisnis.com/po-content/uploads/202606/220b437a-bcf5-48a0-abd2-75210e4f278f.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[EMAS Tetapkan Sumber Daya Mineral Perdana Kolokoa, Tambah Inventaris Emas Tambang Pani Jadi Sekitar 7,4 Juta Ons]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Nasional]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[TPS Raih Penghargaan Produktivitas dan Manajemen Risiko]]></title>
                    <link>https://kilasbisnis.com/news-1648-tps-raih-penghargaan-produktivitas-dan-manajemen-risiko</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://kilasbisnis.com/news-1648-tps-raih-penghargaan-produktivitas-dan-manajemen-risiko</guid>
                    <pubDate>Sun, 07 Jun 2026 22:10:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[kilasbisnis.com,Surabaya 7 Juni 2026 – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali meraih penghargaan atas kinerja perusahaan di lingkungan Subholding Pelindo ]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #3598db;"><strong>kilasbisnis.com,Surabaya </strong></span>7 Juni 2026 &ndash; PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali meraih penghargaan atas kinerja perusahaan di lingkungan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP). Selain menerima penghargaan pada ajang Risk Award Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) 2025, TPS juga memperoleh penghargaan dalam Human Capital & Legal Forum 2026 sebagai &ldquo;The Most Productive Terminal Award Based on BOPO&rdquo; kategori anak perusahaan.</p>
<p>Penghargaan tersebut merupakan hasil upaya TPS dalam menjaga efisiensi operasional dan produktivitas perusahaan yang tercermin melalui indikator BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional). Capaian ini juga didukung oleh konsistensi perusahaan dalam menerapkan manajemen risiko secara disiplin dan terintegrasi di seluruh lini bisnis.</p>
<p>Dalam ajang Risk Award SPTP 2025 yang diumumkan pada Rabu (3/6), TPS meraih tiga penghargaan tingkat anak perusahaan sebagai apresiasi atas penerapan manajemen risiko yang konsisten, yaitu:</p>
<p>Juara 2 Kategori RINDU (Risk Individu) yang diraih Cahya Ardie Firmansyah.<br />Juara 3 Kategori KANGEN (Kejuaraan Antar Risk Agent) yang diraih PT Terminal Petikemas Surabaya.<br />Juara 2 Kategori INTIM (Improvement Implementation) yang diraih PT Terminal Petikemas Surabaya.</p>
<p>Kategori RINDU menilai kontribusi individu dalam memperkuat budaya risiko di perusahaan. Kategori KANGEN berfokus pada kompetensi risk agent dalam implementasi tata kelola risiko, sedangkan kategori INTIM menilai keberhasilan implementasi program perbaikan dalam sistem manajemen risiko organisasi.</p>
<p>Capaian tersebut menunjukkan bahwa predikat terminal paling produktif tidak hanya didukung oleh efisiensi operasional, tetapi juga oleh konsistensi penerapan budaya sadar risiko (risk awareness). Kedisiplinan dalam mengidentifikasi, mengelola, dan memitigasi risiko secara sistematis menjadi fondasi penting untuk menjaga keandalan layanan, efisiensi biaya, serta keberlanjutan kinerja perusahaan.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan PT Terminal Petikemas Surabaya, Erika Asih Palupi, mengatakan sinergi antara produktivitas dan manajemen risiko menjadi kunci dalam menghadapi dinamika industri kepelabuhanan yang semakin kompleks.</p>
<p>&ldquo;Penghargaan ini menjadi bukti bahwa disiplin serta konsistensi pengelolaan risiko berkorelasi erat dengan kinerja yang baik. TPS terus membangun budaya kerja yang menjadikan manajemen risiko sebagai bagian integral dalam setiap proses bisnis, sehingga mampu menjaga efisiensi, meningkatkan daya saing, serta memberikan layanan terbaik bagi pelanggan,&rdquo; ujar Erika.</p>
<p>Manajemen TPS juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh TPS Familia atas keterlibatan aktif dalam pengelolaan bisnis sesuai dengan tanggung jawab masing-masing. Ke depan, TPS akan terus memperkuat implementasi Governance, Risk and Compliance (GRC) yang terintegrasi serta mendorong inovasi dan peningkatan produktivitas guna mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://kilasbisnis.com/po-content/uploads/202606/cahya-ardie-firmansyah-pekerja-tps-dua-dari-kiri-memperoleh-penghargaan-kategori-rindu-risk-individu-dari-sptp.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[TPS Raih Penghargaan Produktivitas dan Manajemen Risiko]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Unesa Bagikan 35.000 Porsi Sarapan Pagi, Dukung Konsentrasi Mahasiswa Selama UAS]]></title>
                    <link>https://kilasbisnis.com/news-1647-unesa-bagikan-35000-porsi-sarapan-pagi-dukung-konsentrasi-mahasiswa-selama-uas</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://kilasbisnis.com/news-1647-unesa-bagikan-35000-porsi-sarapan-pagi-dukung-konsentrasi-mahasiswa-selama-uas</guid>
                    <pubDate>Tue, 02 Jun 2026 20:20:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Kilasbisnis.com, Surabaya – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan mahasiswa melalui program sarapan ]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #3598db;"><strong>Kilasbisnis.com, Surabaya </strong></span>&ndash; Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan mahasiswa melalui program sarapan gratis selama pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) periode Juni 2026.<br />&nbsp;<br />Program yang dimulai pada Selasa (2/6/2026) ini akan berlangsung hingga 12 Juni 2026 dengan total distribusi sebanyak 35.000 porsi sarapan di 13 fakultas yang tersebar di Kampus I Ketintang, Kampus 2 Lidah Wetan, Kampus 3 Moestopo, dan Kampus 5 Magetan.<br />&nbsp;<br />Langkah ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam menghadirkan dukungan nyata kepada mahasiswa selama masa ujian sekaligus menunjukkan kemandirian institusi dalam memenuhi kebutuhan civitas akademika.<br />&nbsp;<br />Di Kampus Ketintang, pembagian sarapan berlangsung sejak pagi hari di sejumlah fakultas, termasuk Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol). Para petugas telah mulai berdatangan sejak pukul 05.00 WIB untuk mengambil paket makanan dari Boganesa Catering sebelum didistribusikan ke berbagai gedung perkuliahan.<br />&nbsp;<br />Staff Humas Fisipol, Widya, menjelaskan bahwa mekanisme pembagian dilakukan secara tersebar di masing-masing gedung agar mahasiswa lebih mudah mengakses sarapan sebelum mengikuti ujian.<br />&nbsp;</p>
<p>&nbsp;<br />&ldquo;Kita taruh di gedung masing-masing. Jadi di gedung masing-masing nanti ada petugasnya, kemudian mahasiswa mengisi presensi sesuai prodinya masing-masing. Tidak ada antrean khusus, jadi datang pagi langsung isi absensi dan mengambil sarapan,&rdquo; ujarnya.<br />&nbsp;<br />Jefta Grasia Putra, mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), menilai program ini relevan dengan kebiasaan mahasiswa yang sering belajar hingga larut malam menjelang ujian dan akhirnya melewatkan sarapan.<br />&nbsp;<br />&ldquo;Mahasiswa jarang sarapan, apalagi saat UAS. Biasanya belajar sampai malam sehingga pagi hari langsung berangkat ujian. Program ini sangat membantu,&rdquo; katanya.<br />&nbsp;<br />Program serupa juga dilaksanakan di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Kampus Lidah Wetan. Pembagian paket sarapan berlangsung di area Joglo FBS sebagai bentuk dukungan nutrisi bagi mahasiswa yang mengikuti ujian pada sesi pagi.<br />&nbsp;<br />Dekan FBS, Syafi&rsquo;ul Anam, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bentuk kepedulian kampus terhadap kebutuhan mahasiswa selama menghadapi masa ujian.<br />&nbsp;<br />&ldquo;Ini adalah wujud kepedulian Unesa secara kelembagaan, termasuk fakultas, terhadap kebutuhan mahasiswa. Lembaga hadir secara langsung dan konkret untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka selama masa ujian,&rdquo; ujarnya.<br />&nbsp;</p>
<p>&nbsp;<br />Sementara itu, Wakil Dekan FBS, Anas, menuturkan bahwa program ini memiliki tiga tujuan utama, yaitu meningkatkan semangat mahasiswa, menunjukkan perhatian kampus terhadap mahasiswa, serta membangun kebersamaan melalui momen sarapan bersama.<br />&nbsp;<br />&ldquo;Logika tanpa logistik tidak bisa berjalan. Kalau lapar, mahasiswa tidak bisa berpikir fokus. Dengan sarapan, mereka bisa lebih rileks dan santai saat mengerjakan soal,&rdquo; katanya.<br />&nbsp;<br />Hal senada disampaikan Aulia Ainun, mahasiswa Sastra Inggris angkatan 2025. Mahasiswi asal Kalimantan itu mengaku sering tidak sempat sarapan karena harus berangkat lebih awal dari asrama menuju kampus.<br />&nbsp;<br />&ldquo;Kalau lapar, kita jadi tidak fokus membaca soal dan malah memikirkan makanan. Saya merasa sangat diperhatikan oleh kampus,&rdquo; ujarnya.<br />&nbsp;</p>
<p>Program ini diharapkan terus berlanjut dengan berbagai evaluasi, baik terkait ketepatan jumlah porsi maupun variasi menu, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih optimal oleh seluruh mahasiswa.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://kilasbisnis.com/po-content/uploads/202606/img-20260602-wa00271.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Unesa Bagikan 35.000 Porsi Sarapan Pagi, Dukung Konsentrasi Mahasiswa Selama UAS]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Nasional]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Ditlantas Polda Jatim Gelar Peningkatan Kemampuan Patroli Safety Riding]]></title>
                    <link>https://kilasbisnis.com/news-1646-ditlantas-polda-jatim-gelar-peningkatan-kemampuan-patroli-</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://kilasbisnis.com/news-1646-ditlantas-polda-jatim-gelar-peningkatan-kemampuan-patroli-</guid>
                    <pubDate>Wed, 20 May 2026 18:42:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Kilasbisnis.com,Surabaya - Polda Jawa Timur melalui Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, menggelar kegiatan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #3598db;"><strong>Kilasbisnis.com,Surabaya </strong></span>- Polda Jawa Timur melalui Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, menggelar kegiatan peningkatan kemampuan _Safety Riding_ bagi anggota patroli lalu lintas di jajaran Polres/Polresta se-Jawa Timur.</p>
<p>Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi para Kanit Patroli dan anggota patroli agar lebih profesional, terlatih dan memiliki pelayanan yang baik kepada masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Selain itu juga meningkatkan kemampuan dan keterampilan Safety Riding anggota patroli. Juga menyiapkan anggota agar lebih unggul dalam pelaksanaan tugas di lapangan,&rdquo; jelas Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Hendrix Kusuma Wardhana, Rabu (20/5/2026).</p>
<p>Selain itu kegiatan ini juga dapat memberikan ilmu dan pelatihan yang diperoleh. Nantinya akan diterapkan kembali di masing-masing Polres/Polresta jajaran.</p>
<p>&ldquo;Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Akan digelar lomba Safety Riding oleh Sat PJR Polda Jatim dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke-80,&rdquo; terangnya.</p>
<p>Selain itu juga menghadirkan narasumber berasal dari Bidang Propam Polda Jatim dan Ditressiber.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://kilasbisnis.com/po-content/uploads/202605/img-20260520-wa0018.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ditlantas Polda Jatim Gelar Peningkatan Kemampuan Patroli Safety Riding]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Seminar di Unesa, Yusril Tekankan Urgensi Regulasi AI dan Gig Economy]]></title>
                    <link>https://kilasbisnis.com/news-1645-seminar-di-unesa-yusril-tekankan-urgensi-regulasi-ai-dan-gig-economy</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://kilasbisnis.com/news-1645-seminar-di-unesa-yusril-tekankan-urgensi-regulasi-ai-dan-gig-economy</guid>
                    <pubDate>Tue, 19 May 2026 22:37:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Kilasbisnis.com, Surabaya - Fakultas Hukum Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #3598db;">Kilasbisnis.com, Surabaya </span></strong><span style="color: #000000;">-</span> Fakultas Hukum Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra dalam seminar nasional, Selasa, 19 Mei 2026. Dalam forum ini, Yusril menekankan perlunya hukum beradaptasi dengan disrupsi kecerdasan buatan (AI) dan gig economy yang mengubah pola kerja dan relasi sosial.</p>
<p>Dalam forum tersebut, Yusril menyoroti perubahan mendasar pada pola kerja akibat pesatnya perkembangan teknologi digital. Ia menyebut, sistem kerja konvensional mulai bergeser ke pola berbasis platform dengan skema kemitraan fleksibel yang dikendalikan teknologi dan algoritma.</p>
<p>Ia mencontohkan fenomena pekerja muda yang dapat menjalankan berbagai profesi dalam satu hari, mulai dari pengelola dokumen, kurir platform digital, desainer grafis, hingga pengemudi layanan daring. Menurut dia, kondisi ini memunculkan persoalan baru terkait status hubungan kerja, perlindungan hukum, jaminan keselamatan kerja, hingga mekanisme keberatan terhadap sistem algoritma.</p>
<p>&ldquo;Sekarang seseorang berhadapan bukan lagi dengan toko atau manusia secara langsung, tetapi dengan sistem dan algoritma. Penilaian kerja dilakukan oleh sistem digital yang menentukan distribusi pekerjaan, tarif, bahkan akses terhadap layanan,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Yusril menilai, pendekatan hukum nasional tidak lagi memadai jika hanya bertumpu pada kategori lama dalam melihat persoalan ketenagakerjaan dan ekonomi digital. Ia menegaskan negara perlu memastikan inovasi teknologi tetap berjalan seiring dengan perlindungan hak warga negara dan kepastian hukum.</p>
<p>Selain itu, ia menyinggung pentingnya perlindungan data pribadi di era AI. Menurut dia, data kini menjadi faktor utama dalam berbagai pengambilan keputusan, mulai dari pelayanan publik hingga penilaian risiko dan akses layanan.</p>
<p>&ldquo;Semakin besar dampak suatu sistem terhadap hak individu, maka semakin tinggi pula tuntutan transparansi dan akuntabilitasnya,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Meski Indonesia telah memiliki Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, Yusril menilai implementasinya masih perlu diperkuat agar mampu mengimbangi laju perkembangan teknologi informasi.</p>
<p>Rektor Unesa, Nurhasan atau Cak Hasan, mengatakan perkembangan teknologi digital, khususnya AI dan ekonomi platform, telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan. Di satu sisi, teknologi membuka peluang ekonomi baru, terutama bagi generasi muda. Namun di sisi lain, muncul persoalan hukum dan sosial yang semakin kompleks.</p>
<p>&ldquo;Konsep hubungan kerja yang bias, perlindungan hak pekerja mandiri dalam ekonomi platform, akuntabilitas keputusan berbasis algoritma AI, sampai perlindungan data pribadi dan hak kekayaan intelektual menjadi persoalan nyata yang saat ini berada di depan mata kita,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan hukum tidak boleh tertinggal dari perkembangan teknologi. Regulasi, kata dia, harus adaptif, progresif, dan responsif agar mampu memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi hak asasi manusia, keadilan sosial, dan kedaulatan hukum nasional di tengah disrupsi digital.</p>
<p>Cak Hasan menilai kehadiran Yusril dalam seminar tersebut menjadi momentum penting bagi sivitas akademika untuk memahami arah kebijakan hukum nasional ke depan. Ia berharap mahasiswa Fakultas Hukum Unesa dapat memanfaatkan forum ini untuk memperluas wawasan terkait isu hukum digital.</p>
<p>&ldquo;Kami berharap seminar ini melahirkan rekomendasi akademis, strategis, dan praktis yang dapat menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan hukum nasional menuju era digital,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Dekan Fakultas Hukum Unesa, Arinto Nugroho, menyebut seminar ini sekaligus menjadi pembuka rangkaian Dies Natalis Fakultas Hukum 2026. Ia menilai tema yang diangkat relevan dengan tantangan yang dihadapi masyarakat di tengah perkembangan AI dan gig economy.</p>
<p>Menurut dia, Fakultas Hukum Unesa berkomitmen mengawal perkembangan regulasi agar mampu beradaptasi dengan disrupsi teknologi tanpa mengabaikan perlindungan hak masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Kita berharap seminar ini dapat melahirkan gagasan dan rekomendasi strategis yang memperkuat peran akademisi dalam pembangunan hukum nasional yang lebih progresif dan responsif terhadap perkembangan zaman,&rdquo; ucapnya.</p>
<p>&nbsp;Fakultas Hukum Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra dalam seminar nasional, Selasa, 19 Mei 2026. Dalam forum ini, Yusril menekankan perlunya hukum beradaptasi dengan disrupsi kecerdasan buatan (AI) dan gig economy yang mengubah pola kerja dan relasi sosial.</p>
<p>Dalam forum tersebut, Yusril menyoroti perubahan mendasar pada pola kerja akibat pesatnya perkembangan teknologi digital. Ia menyebut, sistem kerja konvensional mulai bergeser ke pola berbasis platform dengan skema kemitraan fleksibel yang dikendalikan teknologi dan algoritma.</p>
<p>Ia mencontohkan fenomena pekerja muda yang dapat menjalankan berbagai profesi dalam satu hari, mulai dari pengelola dokumen, kurir platform digital, desainer grafis, hingga pengemudi layanan daring. Menurut dia, kondisi ini memunculkan persoalan baru terkait status hubungan kerja, perlindungan hukum, jaminan keselamatan kerja, hingga mekanisme keberatan terhadap sistem algoritma.</p>
<p>&ldquo;Sekarang seseorang berhadapan bukan lagi dengan toko atau manusia secara langsung, tetapi dengan sistem dan algoritma. Penilaian kerja dilakukan oleh sistem digital yang menentukan distribusi pekerjaan, tarif, bahkan akses terhadap layanan,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Yusril menilai, pendekatan hukum nasional tidak lagi memadai jika hanya bertumpu pada kategori lama dalam melihat persoalan ketenagakerjaan dan ekonomi digital. Ia menegaskan negara perlu memastikan inovasi teknologi tetap berjalan seiring dengan perlindungan hak warga negara dan kepastian hukum.</p>
<p>Selain itu, ia menyinggung pentingnya perlindungan data pribadi di era AI. Menurut dia, data kini menjadi faktor utama dalam berbagai pengambilan keputusan, mulai dari pelayanan publik hingga penilaian risiko dan akses layanan.</p>
<p>&ldquo;Semakin besar dampak suatu sistem terhadap hak individu, maka semakin tinggi pula tuntutan transparansi dan akuntabilitasnya,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Meski Indonesia telah memiliki Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, Yusril menilai implementasinya masih perlu diperkuat agar mampu mengimbangi laju perkembangan teknologi informasi.</p>
<p>Rektor Unesa, Nurhasan atau Cak Hasan, mengatakan perkembangan teknologi digital, khususnya AI dan ekonomi platform, telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan. Di satu sisi, teknologi membuka peluang ekonomi baru, terutama bagi generasi muda. Namun di sisi lain, muncul persoalan hukum dan sosial yang semakin kompleks.</p>
<p>&ldquo;Konsep hubungan kerja yang bias, perlindungan hak pekerja mandiri dalam ekonomi platform, akuntabilitas keputusan berbasis algoritma AI, sampai perlindungan data pribadi dan hak kekayaan intelektual menjadi persoalan nyata yang saat ini berada di depan mata kita,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan hukum tidak boleh tertinggal dari perkembangan teknologi. Regulasi, kata dia, harus adaptif, progresif, dan responsif agar mampu memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi hak asasi manusia, keadilan sosial, dan kedaulatan hukum nasional di tengah disrupsi digital.</p>
<p>Cak Hasan menilai kehadiran Yusril dalam seminar tersebut menjadi momentum penting bagi sivitas akademika untuk memahami arah kebijakan hukum nasional ke depan. Ia berharap mahasiswa Fakultas Hukum Unesa dapat memanfaatkan forum ini untuk memperluas wawasan terkait isu hukum digital.</p>
<p>&ldquo;Kami berharap seminar ini melahirkan rekomendasi akademis, strategis, dan praktis yang dapat menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan hukum nasional menuju era digital,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Dekan Fakultas Hukum Unesa, Arinto Nugroho, menyebut seminar ini sekaligus menjadi pembuka rangkaian Dies Natalis Fakultas Hukum 2026. Ia menilai tema yang diangkat relevan dengan tantangan yang dihadapi masyarakat di tengah perkembangan AI dan gig economy.</p>
<p>Menurut dia, Fakultas Hukum Unesa berkomitmen mengawal perkembangan regulasi agar mampu beradaptasi dengan disrupsi teknologi tanpa mengabaikan perlindungan hak masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Kita berharap seminar ini dapat melahirkan gagasan dan rekomendasi strategis yang memperkuat peran akademisi dalam pembangunan hukum nasional yang lebih progresif dan responsif terhadap perkembangan zaman,&rdquo; ucapnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://kilasbisnis.com/po-content/uploads/202605/img-20260519-wa0029.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Seminar di Unesa, Yusril Tekankan Urgensi Regulasi AI dan Gig Economy]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Nasional]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Pertamina Tambah 955 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Jatim]]></title>
                    <link>https://kilasbisnis.com/news-1643-pertamina-tambah-955-ribu-tabung-lpg-3-kg-di-jatim</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://kilasbisnis.com/news-1643-pertamina-tambah-955-ribu-tabung-lpg-3-kg-di-jatim</guid>
                    <pubDate>Thu, 14 May 2026 14:41:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Kilasbisnis.com, Surabaya 14 Mei 2026 — Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di wilayah Jawa Timur dalam kondisi aman selama libur panjang perayaan K]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #3598db;"><strong>Kilasbisnis.com, Surabaya </strong></span>14 Mei 2026 &mdash; Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di wilayah Jawa Timur dalam kondisi aman selama libur panjang perayaan Kenaikan Isa Almasih pada 14&ndash;17 Mei 2026. Pasokan BBM dan LPG disiagakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode tersebut.</p>
<p>Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan stok BBM dan LPG dalam kondisi mencukupi. Seluruh infrastruktur juga telah disiagakan guna memastikan distribusi berjalan lancar selama libur panjang.</p>
<p>&ldquo;Pada momen libur panjang ini, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat,&rdquo; ujar Ahad.</p>
<p>Ia menambahkan, untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melakukan build up stock sesuai kebutuhan serta pengecekan sarana dan fasilitas SPBU secara intensif, termasuk aspek Quantity and Quality (QQ) BBM.</p>
<p>Sebagai langkah antisipasi, Pertamina Patra Niaga menyiapkan penyaluran fakultatif LPG hingga 60 persen dari rata-rata penyaluran harian. Tambahan pasokan tersebut mencapai 955.720 tabung LPG 3 kg untuk seluruh wilayah Jawa Timur.</p>
<p>Menurut Ahad, tambahan pasokan itu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur panjang sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar.</p>
<p>Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi dipastikan aman dan mencukupi.</p>
<p>&ldquo;Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,&rdquo; kata Ahad.</p>
<p>Selain itu, Pertamina mengajak masyarakat menggunakan LPG sesuai peruntukannya. LPG 3 kg merupakan produk subsidi yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, sedangkan masyarakat mampu diimbau menggunakan LPG nonsubsidi Bright Gas.</p>
<p>Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait produk Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://kilasbisnis.com/po-content/uploads/202605/img-20260514-wa0004.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Pertamina Tambah 955 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Jatim]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi]]></category></item></channel></rss>