Kilasbisnis.com, Surabaya -- Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Lapangan Mapolda Jatim, Rabu (28/10). Momentum ini dimanfaatkan untuk mengajak generasi muda menghidupkan semangat patriotik, gigih, dan berempati dalam kehidupan sehari-hari.
Wakapolda Jatim Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, yang bertindak sebagai inspektur upacara, membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir. Ia menegaskan kemajuan bangsa tidak hanya diukur dari fisik atau teknologi, melainkan juga kekuatan karakter serta kepedulian sosial.
"Sebab patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya," ujar Feri membacakan pesan Menpora.
Selain nilai dasar Sumpah Pemuda, Polda Jatim mendorong para pemuda menyelaraskan nilai-nilai tersebut dengan program "Jogo Omah" yang digagas Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono. Program ini mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban mulai dari lingkungan keluarga hingga tingkat provinsi.
Polda Jatim juga menyoroti pentingnya peran pemuda di era modern, khususnya dalam menjaga kondusivitas di ruang digital. Generasi muda diharapkan bijak bersosial media dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi simpang siur.
Peringatan ini menjadi ajakan terbuka bagi anak muda untuk menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga toleransi, persatuan, dan keamanan di Jawa Timur.
Editor : Redaksi