AXA Mandiri Perkenalkan Mandiri Wealth Signature USD

Reporter : Ardhia Putri

Kilasbisnis.com, Jakarta  — PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meluncurkan produk terbaru Asuransi Mandiri Wealth Signature USD pada awal 2026. Produk ini merupakan asuransi dwiguna kombinasi yang menawarkan manfaat perlindungan jiwa sekaligus perencanaan keuangan jangka panjang.

Asuransi Mandiri Wealth Signature USD dirancang untuk membantu nasabah dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan finansial, mulai dari dana pendidikan anak, persiapan masa pensiun, hingga perencanaan warisan bagi penerima manfaat.

Baca juga: Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp9,3 Triliun

Peluncuran produk ini dilakukan bertepatan dengan penyelenggaraan Economic Outlook 2026 bersama Ekonom Bank Mandiri. Kegiatan tersebut menegaskan pentingnya stabilitas dan perencanaan keuangan yang matang di tengah dinamika perekonomian global dan domestik.

Produk ini hadir dalam dua pilihan plan. Plan Protection menitikberatkan pada perlindungan jiwa dengan uang pertanggungan hingga 1.200 persen dari premi dasar tahunan. Sementara itu, Plan Saving menjadi produk asuransi dwiguna berbasis dolar Amerika Serikat pertama di pasar yang memberikan manfaat tunai berkala sejak tahun pertama polis.

Seiring peluncuran produk tersebut, AXA Mandiri juga memperkenalkan kampanye bertajuk Melangkah Pasti. Kampanye ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendampingi nasabah agar dapat melangkah menuju masa depan yang lebih aman dan terencana, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi.

Presiden Direktur AXA Mandiri, Handojo G. Kusuma, mengatakan produk berbasis dolar AS ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan nasabah yang mengutamakan stabilitas dalam perencanaan keuangan.

Baca juga: Jakarta Livin’ by Mandiri Resmi Luncurkan Skuad Lengkap Jelang Proliga 2026

“Produk ini juga membantu nasabah yang memiliki kebutuhan finansial dalam bentuk dolar AS di masa depan, baik untuk pendidikan anak, persiapan pensiun, maupun warisan. Secara historis, nilai tukar dolar AS terus menguat, di mana dalam 10 tahun terakhir meningkat sekitar 16 persen,” ujar Handojo.

Sementara itu, Head of Macroeconomics and Financial Market Research Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina, menilai tekanan geopolitik global yang meningkat telah mendorong volatilitas pasar keuangan, baik secara global maupun domestik.

“Dalam kondisi seperti ini, penting bagi pelaku pasar untuk menerapkan manajemen risiko melalui diversifikasi portofolio serta memanfaatkan berbagai instrumen keuangan untuk kebutuhan masa depan,” kata Dian dalam paparan Economic Outlook 2026.

Baca juga: Obligasi Berkelanjutan Bank Mandiri Cetak Rekor, Investor Rebut 3,10 Kali Lipat

Handojo menambahkan, pemahaman terhadap kondisi ekonomi nasional dan global menjadi kunci dalam menyiapkan perencanaan finansial menghadapi berbagai ketidakpastian.

“Sebagai bagian dari komitmen AXA Mandiri dalam meningkatkan inklusi keuangan, kami menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar dapat menjadi solusi mitigasi risiko keuangan,” ujarnya.

Editor : Redaksi

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru