Kilasbisnis.com, Surabaya - LG Electronics Indonesia membawa lini produk 2026 berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) ke Surabaya.
Koleksi tersebut mencakup televisi, pendingin ruangan, kulkas, mesin cuci, vacuum cleaner, hingga pemurni udara yang terhubung melalui platform LG ThinQ.
Baca juga: Kapolda Jatim Tekankan Profesionalisme Penggunaan Senjata Api Sesuai SOP
Produk-produk itu dirancang terhubung dalam ekosistem rumah pintar melalui pembaruan platform LG ThinQ, selama produk mendukung fitur konektivitas tersebut.
“Tak sekadar berbasis AI, keseluruhannya dirancang untuk menghadirkan pengalaman terkoneksi dengan interaksi lebih personal dan memberikan kehidupan lebih ringkas bagi pemiliknya,” ujar President of LG Electronics Indonesia Ha Sang-chul, Kamis (10/7/2026).
Menurut Ha, pembaruan LG ThinQ ditujukan untuk membuat konektivitas antarpiranti lebih mulus dan intuitif. Pengguna dapat mengelola perangkat elektronik LG melalui perangkat seluler dalam satu sistem.
Melalui ekosistem tersebut, TV pintar LG dapat berkoordinasi dengan AC untuk menyesuaikan suhu ruang saat film diputar. Mesin cuci juga dapat mengirimkan notifikasi ke ponsel, sementara pemurni udara menyesuaikan daya hisap berdasarkan kualitas udara secara real time.
“Keseluruhannya terkelola dalam satu genggaman. Dengan keterhubungan antar perangkat lebih baik, lebih personal dan lebih ringkas,” kata Ha.
Pada kategori televisi, LG membawa pembaruan webOS yang disertai program webOS Re:New. Program ini menyediakan pembaruan berkala gratis hingga lima tahun untuk platform TV pintar LG.
TV AI LG juga dibekali AI Voice Command yang diklaim dapat memahami perintah berbahasa Indonesia secara lebih natural, termasuk percakapan sehari-hari yang kontekstual.
Pengguna dapat memanfaatkan fitur itu untuk mencari konten, mengubah pengaturan, hingga mengelola perangkat yang terhubung.
“Tak lagi bakal terdengar menggunakan perintah yang kaku atau terstruktur. Perintah lebih natural dengan bahasa percakapan sehari-hari akan membuat interaksi dengan TV pintar LG lebih personal,” ujar Branch Manager Surabaya of LG Electronics Indonesia Iwan Sutanto.
LG menyebut pengembangan kemampuan pengenalan perintah suara berbahasa Indonesia didukung pusat riset dan pengembangan atau research and development (R&D) yang melibatkan talenta lokal.
Pendekatan tersebut diarahkan agar pemahaman bahasa, preferensi konten, dan pola konsumsi masyarakat Indonesia dapat masuk dalam pengembangan produknya.
Sejumlah TV yang dibawa LG antara lain OLED evo AI G6, OLED evo AI C6, MRGB evo AI, QNED evo AI, dan Nano 4K UHD AI.
OLED evo AI G6 menjadi lini premium dengan Hyper Radiant Color, sertifikasi Reflection-Free Premium,serta Prosesor AI alpha 11 Gen3. TV tersebut menawarkan tingkat kecerahan hingga 3,9 kali lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya, desain Flush-fit Gallery, serta dukungan gambar 4K pada refresh rate 165Hz.
OLED evo AI C6 tersedia dalam ukuran 42 inci hingga 83 inci. Produk ini memakai Brightness Boosterdan Prosesor AI alpha 11 Gen3, serta mendukung Perfect Black, Perfect Color, dan tampilan 4K 165Hz.
LG juga memperkenalkan MRGB evo AI sebagai kategori TV LCD premium baru di Indonesia. Seri ini terdiri dari Mini RGB MRGB86 berukuran 65 inci hingga 86 inci dan Micro RGB MRGB96 berukuran 100 inci.
MRGB96 pertama kali diperkenalkan pada Consumer Electronics Show atau CES 2026. TV ini dilengkapi Dual AI Engine berbasis Prosesor AI alpha 11 Gen3 serta mengantongi sertifikasi Intertek untuk cakupan spektrum warna 100% pada standar BT.2020, DCI-P3, dan Adobe RGB.
AC Dual Swing hingga PuriCare AeroMini
Untuk perangkat pendingin ruangan, LG menyediakan LG DUALCOOL pada kategori inverter dan LG TURBOCOOL untuk kategori non-inverter.
Keduanya membawa teknologi Dual Swing Auto yang mengarahkan aliran udara ke sejumlah sisi ruangan.
LG DUALCOOL dibekali Dual Inverter Compressor yang diklaim mampu menghasilkan pendinginan hingga 40% lebih cepat dan menghemat energi hingga 70%.
AC ini juga memiliki Watt Control dengan pilihan konsumsi daya 100%, 80%, 60%, dan 40%.
Produk tersebut turut dilengkapi Filter PM 2.5 dan konektivitas Wi-Fi LG ThinQ. LG menyediakan pilihan model basic dan premium bagi konsumen.
Di kategori pemurni udara, LG membawa PuriCare AeroMini. Perangkat ini menggunakan sensor PM 1.0 untuk memantau partikel debu ultra-halus secara real time, sirkulasi udara 360 derajat, serta kontrol melalui LG ThinQ.
Kulkas InstaView hingga Mesin Cuci AI DD 2.0
LG juga memperkenalkan kulkas InstaView Multi Door Fit&Max Series. Kulkas ini memiliki panel kaca pada salah satu pintu bagian atas yang dapat menjadi transparan setelah diketuk dua kali.
Baca juga: Mogers Gelar Gombloh Bukan Hanya di Radio, Kenang Warisan Sang Legenda
Fitur tersebut memungkinkan pengguna melihat isi kulkas tanpa membuka pintu. Dengan demikian, suhu di dalam kompartemen dapat lebih terjaga karena frekuensi buka-tutup pintu berkurang.
“Tak hanya lebih ringkas, keunggulan ini juga membantu menjaga suhu tetap optimal di dalam kompartemen dan sekaligus menghemat listrik karena kulkas terhindar dari kerja ulang menyejukkan suhu di dalam kompartemen akibat aktivitas buka tutup pintu yang sering dilakukan hanya untuk melihat isi dalam kulkas,” ujar Iwan.
Kulkas ini juga dilengkapi Auto Ice Maker dan water dispenser higienis. Desain Fit&Max mengadopsi konsep Zero Clearance untuk mendukung bukaan pintu tanpa hambatan sekaligus memberi tampilan lebih rapi pada dapur.
Sementara itu, pada lini perawatan pakaian, LG menghadirkan mesin cuci front loading Series F2520RNTGA dengan kapasitas 20 kilogram. Produk ini menggabungkan fungsi mencuci dan mengeringkan pakaian dalam satu unit.
Mesin cuci tersebut memakai teknologi AI DD 2.0 yang dapat mendeteksi berat, karakter kain, hingga tingkat kekotoran pakaian. Data tersebut kemudian digunakan untuk menyesuaikan proses pencucian secara otomatis.
LG juga membawa vacuum cleaner CordZero A9T-LITE dengan konsep All-in-One Tower. Perangkat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga pengisian daya dan pembuangan debu otomatis.
Seluruh koleksi elektronik LG berbasis AI tersebut telah tersedia di jaringan toko elektronik di Surabaya dan sekitarnya, termasuk melalui kanal pembelian daring.
“Luasnya distribusi ini sejalan dengan upaya kami menghadirkan ekosistem rumah pintar dengan inovasi teknologi yang menjadikan interaksi lebih personal kepada publik Surabaya dan sekitarnya,” pungkas Iwan. (Nik)
Editor : Sekar Arum Catur