Nellava Group dan Emas Now Laporkan Konten Digital ke Polisi untuk Diverifikasi

Reporter : Redaksi

Kilasbisnis.com, Jakarta - Nellava Group dan Emas Now menyampaikan laporan dan/atau pengaduan kepada pihak kepolisian terkait sejumlah konten dan aktivitas digital di media sosial serta platform ulasan daring.

Perusahaan menilai sejumlah konten dan aktivitas tersebut perlu diklarifikasi serta diperiksa lebih lanjut. Langkah hukum ditempuh sebagai bagian dari upaya menyelesaikan persoalan melalui mekanisme resmi.

Baca juga: Nellava Perkuat Komitmen Pelanggan dengan Kemurnian 999,9

Perusahaan menyatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kepentingan pelanggan, karyawan, mitra usaha, dan keberlangsungan perusahaan.

Manajemen menegaskan laporan tersebut bukan kesimpulan bahwa pihak tertentu telah terbukti melakukan pelanggaran. Seluruh bukti dan informasi pendukung akan disampaikan kepada pihak berwenang untuk diverifikasi sesuai proses hukum yang berlaku.

“Kami memilih jalur hukum karena kami percaya setiap persoalan harus diselesaikan berdasarkan bukti dan proses yang objektif, bukan melalui perdebatan di media sosial,” ujar manajemen Nellava Group dan Emas Now.

Tegaskan Tidak Membatasi Kritik Konsumen

Manajemen menegaskan langkah hukum tersebut tidak dimaksudkan untuk membatasi kritik maupun keluhan konsumen. Perusahaan tetap membuka ruang bagi pelanggan untuk menyampaikan pengalaman, kritik, dan pengaduan melalui kanal resmi.

“Jika ada pelayanan yang kurang baik, kami ingin mengetahuinya. Jika ada kesalahan, kami akan mengevaluasi dan memperbaikinya. Kritik konsumen merupakan bagian penting dari proses perusahaan untuk berkembang,” jelas manajemen.

Menurut perusahaan, kritik konsumen yang disampaikan secara wajar perlu dibedakan dari informasi atau aktivitas digital yang kebenaran, konteks, maupun sumbernya masih memerlukan verifikasi.

Aktivitas Bisnis Tetap Berjalan

Di tengah proses hukum tersebut, Nellava Group dan Emas Now menyatakan tetap menjalankan aktivitas bisnis serta meningkatkan kualitas layanan dan teknologi.

Berdasarkan data operasional yang dipublikasikan manajemen, Nellava Bullion telah mencatat lebih dari 17.000 pesanan emas dan perak. Dari jumlah itu, lebih dari 13.280 pesanan telah berhasil dikirim, terdiri atas lebih dari 1.280 pengiriman emas dan 12.000 pengiriman perak.

Nellava juga terus mengembangkan *International Live Price*, standar kemurnian 999,9, serta Nellava Market+ sebagai bagian dari pengembangan sistem perdagangan logam mulia yang lebih transparan dan mengikuti dinamika pasar.

Sementara itu, Emas Now memperluas ekosistem melalui integrasi toko, situs web, aplikasi, marketplace, dan CRM.

Melalui Emas Now SmartBuy, pelanggan dapat membeli emas secara digital dengan sistem verifikasi, pemantauan pesanan, pengiriman, serta opsi pengambilan di toko.

Emas Now juga mengembangkan marketplace dengan sejumlah fitur, seperti verifikasi pengguna, perlindungan pembayaran, pengaturan harga oleh penjual, percakapan dan negosiasi, pengiriman berasuransi, serta pelacakan pesanan.

Ekosistem tersebut dilengkapi layanan Instant Cash, LIVE+, MAXI, dan LM+. Layanan itu memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat untuk membeli, menjual, melakukan buyback, serta bertransaksi logam mulia.

Perusahaan menyebut perkembangan tersebut bukan sekadar pencapaian bisnis. Di balik setiap transaksi terdapat kepercayaan pelanggan, pekerjaan karyawan, serta mitra dan pemasok yang ikut tumbuh bersama perusahaan.

Dorong Transparansi Industri Emas

Nellava Group dan Emas Now menyatakan perkembangan perdagangan emas digital membuat transparansi harga, keamanan transaksi, keaslian produk, serta kualitas layanan menjadi semakin penting.

Perusahaan berkomitmen melakukan evaluasi dan pengembangan pada aspek pelayanan konsumen, teknologi, sistem operasional, verifikasi, serta komunikasi publik.

Perusahaan juga mengajak masyarakat memperoleh informasi melalui kanal resmi dan menggunakan mekanisme pengaduan yang tersedia apabila menemukan persoalan dalam layanan.

“Kami tidak menganggap diri kami sempurna. Kami masih terus belajar dan berbenah. Tetapi kami percaya bahwa perusahaan yang telah dibangun bersama ribuan pelanggan memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga kepercayaan tersebut,” ujar manajemen.

Pilih Jalur Hukum, Bukan Konfrontasi di Media Sosial

Nellava Group dan Emas Now menyatakan tidak akan menjadikan media sosial sebagai arena untuk saling menyerang. Perusahaan memilih menyampaikan bukti kepada pihak berwenang, menerima kritik sebagai bahan evaluasi, serta menangani pengaduan pelanggan melalui mekanisme yang tersedia.

Perusahaan juga menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Di sisi lain, Nellava Group dan Emas Now akan tetap berfokus melayani pelanggan, meningkatkan transparansi, mengembangkan teknologi, dan membangun ekosistem perdagangan logam mulia yang mudah diakses masyarakat Indonesia.

Bagi perusahaan, persoalan yang sedang berjalan merupakan bagian dari proses hukum yang akan dihormati. Namun, aktivitas bisnis akan tetap berlanjut.

Nellava Group dan Emas Now menyebut kepercayaan tidak dibangun dalam satu hari dan tidak ditentukan oleh satu unggahan. Kepercayaan dibangun melalui langkah yang dilakukan perusahaan setiap hari. (*)

 

Editor : Redaksi

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru