Kilasbisnis.com, Surabaya -- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Dekananto Eko Purwono mengajak seluruh jajarannya untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Pesan tersebut disampaikan Dekananto saat memberikan arahan kepada personel usai menjalankan Salat Jumat di Masjid Arif Nurul Huda, Mapolda Jatim, Jumat (16/10).
Baca juga: Progres PLTS Terapung Sutami Capai 70 Persen, Ditargetkan Beroperasi Januari 2027
Sebagai pejabat baru yang memimpin Polda Jawa Timur, Dekananto menekankan pentingnya semangat "Polisi Bersama Masyarakat". Langkah ini sejalan dengan kebijakan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto agar kehadiran Polri benar-benar memberikan manfaat dan rasa aman bagi publik.
Ia secara khusus mengingatkan seluruh personel untuk menjaga integritas dan menghindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik, seperti pungutan liar (pungli) maupun pemaksaan.
"Saya selalu menyampaikan kepada seluruh anggota, ambil hati masyarakat, jangan ambil harta masyarakat. Artinya, dalam melaksanakan tugas, berikan pelayanan dengan tulus dan ikhlas," ujar Dekananto.
Ia menegaskan warga yang datang ke kantor polisi umumnya membutuhkan pelayanan, bantuan, atau perlindungan. Karena itu, jajarannya diminta memberikan pelayanan humanis, profesional, dan setara tanpa membeda-bedakan latar belakang warga.
Baca juga: Disambut Pedang Pora dan Reog, Irjen Dekananto Resmi Pimpin Polda Jatim
Dalam kesempatan itu, Dekananto juga menggelorakan semangat Jogo Omah (menjaga rumah) sebagai ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), dimulai dari lingkungan keluarga.
"Jawa Timur adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga mulai dari rumah dan keluarga kita, lingkungan tempat tinggal, RT/RW, kecamatan, sampai seluruh wilayah Jawa Timur," tuturnya.
Menurutnya, keamanan di Jawa Timur bukan hanya tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Semangat Jogo Omah diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara polisi dan warga dalam mencegah gangguan keamanan serta menyelesaikan persoalan sosial secara bersama.
Baca juga: Hari Kesehatan Mental Sedunia, Midtown Hotels Latih Warga Binaan Surabaya Meracik Kopi
Selain itu, Dekananto menegaskan Polda Jatim terbuka terhadap kritik, masukan, maupun pengaduan masyarakat, termasuk informasi yang berkembang di media sosial. Setiap laporan terkait dugaan pelanggaran anggota dipastikan bakal ditindaklanjuti secara profesional sesuai ketentuan.
"Mari kita bergandeng tangan dan memberikan yang terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat," kata Dekananto.
Editor : Redaksi