Kilasbisnis.com, Malang - Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus meningkatkan penyaluran Pertalite di Kota Malang dari rata-rata sekitar 340 kiloliter (KL) menjadi 407 KL per hari.
Penyesuaian dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan dan menjaga kelancaran pelayanan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Baca juga: Petamina Respons Aspirasi Sopir Truk Towing, Pertamina Tunggu Evaluasi BPH Migas
Pemantauan penyaluran BBM dilakukan Pertamina bersama Gubernur Jawa Timur di SPBU 54.651.73 Ciliwung, Kota Malang, pada Sabtu malam (17/10/2026).
Sebelumnya, koordinasi dengan Gubernur Jawa Timur telah berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat malam (16/10/2026).
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan perusahaan menyesuaikan pasokan Pertalite berdasarkan peningkatan kebutuhan di Kota Malang.
Baca juga: Gandeng ITS, Pertamina Dorong Mahasiswa Aksi Nyata Lewat Goes to Campus
Pertamina juga mengoptimalkan operasional Fuel Terminal (FT) Malang yang beroperasi 24 jam.
“Penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjaga kelancaran pelayanan BBM di SPBU,” kata Ahad.
Baca juga: Harga Pertamax Cs Resmi Turun! Cek Daftar Lengkapnya Per 1 Agustus 2026
Dalam pemantauan tersebut, Gubernur Jawa Timur turut menyapa pengemudi ojek online yang mengisi BBM. Sebanyak 100 pengemudi ojol menerima bantuan pengisian BBM dan paket sembako.
Pertamina menyatakan terus memantau kebutuhan BBM dan menjaga kesiapan operasional. (*)
Editor : Redaksi