kilasbisnis.com, Surabaya — Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan sekitar 4.000 pemudik menuju 20 kabupaten/kota di Jawa Timur, Kamis (19/3).
Pemberangkatan dilakukan di depan Kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, dengan menggunakan 100 armada bus.
Baca juga: Kapolri Tinjau Terminal Purabaya, Imbau Sopir Bus Utamakan Keselamatan Pemudik
Khofifah mengatakan, ribuan pemudik tersebut merupakan bagian dari program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sebelumnya, lebih dari 2.300 warga Jatim juga telah diberangkatkan dari Jakarta.
“Sebanyak 4.000 pemudik diberangkatkan menuju 20 kabupaten/kota menggunakan 100 armada bus. Sebelumnya, lebih dari 2.300 warga Jatim juga telah diberangkatkan dari Jakarta,” kata Khofifah.
Ia menegaskan, program mudik gratis menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan layanan publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.
“Ini bagian dari layanan publik agar masyarakat bisa mudik dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” ujarnya.
Baca juga: Kapolri Tinjau Stasiun Gubeng, Minta Pelayanan Pemudik Dimaksimalkan
Selain transportasi darat, Pemprov Jatim juga menyediakan layanan mudik melalui jalur laut untuk rute kepulauan seperti Raas dan Sepudi. Sekitar 3.000 penumpang difasilitasi melalui layanan kapal, termasuk pengangkutan ratusan sepeda motor guna mengurangi risiko kecelakaan di jalan.
Khofifah berharap seluruh perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan penuh kebahagiaan saat berkumpul bersama keluarga.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, menyatakan program mudik gratis tersebut membantu meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.
Baca juga: Terminal Bungurasih Dipadati 45 Ribu Orang per Hari, Menteri LH Minta Pengelolaan Sampah Dibenahi
Menurut dia, program ini juga bertujuan mengurangi kepadatan penumpang di Terminal Purabaya serta menekan penggunaan sepeda motor untuk perjalanan mudik.
“Program ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan serta mengurangi penumpukan penumpang di terminal,” ujarnya.
Editor : Redaksi