Kilasbisnis.com,Surabaya — Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto melaksanakan patroli udara menggunakan helikopter dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pasca Operasi Ketupat Semeru 2026.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan patroli dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif selama arus balik Lebaran 2026.
Baca juga: Mudik 2026 Naik 18 Persen, Hampir 2 Juta Kendaraan Masuk-Keluar Jatim
"Hari ini Kapolda Jatim melaksanakan pemantauan melalui udara dalam rangka KRYD pasca Operasi Ketupat Semeru 2026, mengingat masih berlangsung arus balik Lebaran," ujar Abast, Jumat (27/3).
Pemantauan dilakukan di sepanjang jalur nasional mulai dari Ngawi hingga Banyuwangi, mencakup jalan arteri, jalan tol, serta sejumlah destinasi wisata.
Abast menyebut, meski terjadi peningkatan mobilitas keluar-masuk Jawa Timur selama Operasi Ketupat Semeru 2026, kondisi kamtibmas secara umum tetap terkendali tanpa gangguan menonjol.
Baca juga: Operasi Ketupat 2026 di Jatim Lancar, Mobilitas Mudik Naik 15 Persen
Kepadatan lalu lintas yang sempat terjadi di sejumlah titik juga disebut dapat segera diurai sehingga arus kendaraan kembali lancar.
Selain itu, angka kecelakaan lalu lintas selama operasi tercatat menurun. Polda Jatim mencatat terdapat 751 kejadian kecelakaan selama 13 hari pelaksanaan operasi, turun 37 persen dibandingkan sebelum operasi yang mencapai 1.188 kejadian.
Baca juga: Apel Siaga Malam Takbir, Dirlantas Polda Jatim Klaim Siapkan Langkah Menyeluruh Jaga Kamtibmas
Polda Jatim mengimbau masyarakat memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk mengatur waktu perjalanan arus balik guna menghindari kepadatan.
Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan darurat 110 yang tersedia selama 24 jam secara gratis untuk mendapatkan bantuan kepolisian.
Editor : Redaksi