Kilasbisnis.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Pemprov Jawa Timur tahun 2026 melibatkan 4.000 pemudik dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Kokola Group yang kembali berpartisipasi.
Tahun ini merupakan kali keempat produsen biskuit dan wafer tersebut mendukung program mudik gratis Pemprov Jatim. Keikutsertaan ini disebut sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam berbagi kepada masyarakat.
Manager Public Relations Kokola Group, Andi Fian Octavia, mengatakan semangat yang diusung perusahaan adalah Sharing Happylicious, yakni berbagi kebahagiaan secara nyata.
“Kami sudah lebih dari 53 tahun berkarya, dan lewat program CSR ini kami ingin terus memberikan manfaat. Mudik Gratis ini bukan hanya agenda tahunan, tapi momen yang selalu ditunggu masyarakat, dan kami ingin selalu ada di dalamnya,” ujar Fian.
Ia menilai program ini sejalan dengan upaya pemerintah menekan angka kecelakaan saat arus mudik. Penggunaan transportasi umum dinilai dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan.
Dalam kegiatan tersebut, Kokola turut menyapa pemudik dengan membagikan biskuit sebagai bekal perjalanan. Inisiatif ini diharapkan dapat menambah kenyamanan selama perjalanan.
“Kami ingin pemudik bisa menikmati perjalanan dengan lebih menyenangkan. Biskuit ini bukan hanya bekal, tapi juga bisa jadi oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman,” ucap Fian.
Kokola juga memastikan akan terus mendukung program serupa di masa mendatang, baik bersama pemerintah, media, maupun komunitas.
“Ini sudah tahun keempat kami bergabung, dan harapannya setiap tahun bisa terus ikut. Kami ingin terus hadir dan memberi manfaat lebih luas,” imbuhnya. Ia juga menyampaikan pesan keselamatan kepada para pemudik.
“Selamat mudik, hati-hati di jalan, dahulukan keselamatan. Semoga semua bisa sampai dengan selamat dan merayakan Idulfitri dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara langsung melepas keberangkatan 4.000 pemudik menuju 20 kota/kabupaten di Jawa Timur.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta mudik. Semoga perjalanan ini menjadi awal kebahagiaan, mempererat tali kekeluargaan, serta membawa keberkahan bagi panjenengan semua,” ujarnya.
Khofifah menegaskan program ini tidak hanya berkaitan dengan pembebasan biaya transportasi, tetapi juga memiliki tujuan utama keselamatan dan efisiensi ekonomi.
“Dua indikator utama program ini adalah keselamatan dan ekonomi. Kita ingin menekan angka kecelakaan sekaligus meringankan beban biaya transportasi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan,” tandasnya. (*)
Editor : Redaksi