Kilasbisnis.com, Aceh - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mempercepat pemulihan pasokan semen di Aceh dengan mengoptimalkan produksi dan distribusi. Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, melakukan kunjungan langsung ke Aceh untuk memantau kondisi lapangan dan memastikan ketersediaan semen di tengah peningkatan permintaan pasar.
Indrieffouny Indra meninjau operasional PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga dan fasilitas pendukung seperti Packing Plant Lhokseumawe dan Malahayati. Ia memimpin rapat koordinasi dengan manajemen dan berdialog dengan distributor utama guna mempercepat distribusi semen ke pasar. "Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan setiap hambatan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan," ujarnya.
Baca juga: SIG Catat Penjualan 18,27 Juta Ton Semester I 2026, Sasar Jawa Barat
SIG mengambil sejumlah langkah strategis, antara lain mengoptimalkan produksi pabrik dan packing plant, memperkuat koordinasi dengan distributor, mitra logistik, serta pemerintah daerah, dan melakukan pemantauan stok serta permintaan secara harian. Indrieffouny menegaskan pentingnya sinergi lintas fungsi untuk menghadapi tantangan distribusi dan tingginya mobilitas permintaan di Aceh.
Baca juga: Penjualan SIG Naik 4,4 Persen, Tembus 15 Juta Ton hingga Mei 2026
Meski menghadapi tekanan biaya produksi akibat kenaikan harga batubara, solar, dan suku cadang, SIG tidak menaikkan harga semen di wilayah terdampak banjir akhir 2025, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Perusahaan juga mengimbau mitra penyalur untuk menjalankan distribusi yang sehat dan bertanggung jawab agar produk dapat diterima secara merata oleh konsumen.
Baca juga: Rumah BUMN Rembang Bukukan Transaksi Rp6,9 Miliar, SIG Pacu UMKM Desa Tembus Pasar Lebih Luas
SIG optimistis sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan akan menjaga keberlangsungan pasokan semen di Aceh sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
Editor : Redaksi