Disambut Pedang Pora dan Reog, Irjen Dekananto Resmi Pimpin Polda Jatim

Reporter : Gede FS

Kilasbisnis.com,Surabaya  -- Inspektur Jenderal (Irjen) Dekananto Eko Purwono resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur. Penyambutan kedatangan pimpinan baru tersebut digelar di Mapolda Jatim, Surabaya, Minggu (11/10).

Rangkaian tradisi diawali dengan pengalungan bunga kepada Irjen Dekananto beserta istri, Lenia Dekananto, yang dilanjutkan dengan jajaran kehormatan serta tradisi pedang pora.

Penyambutan tersebut juga diselingi atraksi budaya lokal berupa pertunjukan seni Jaranan dan Reog Ponorogo. Agenda ini dihadiri jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, para Kapolres, personel Polri, hingga ASN di lingkungan Polda Jatim.

Suasana haru sempat mewarnai prosesi ketika Dekananto, yang didampingi kedua orang tuanya, mendorong kursi roda sang ibu lalu bersimpuh melakukan sungkem sebagai bentuk penghormatan.

Usai prosesi penyambutan, Dekananto menyampaikan rasa syukur atas amanah kepemimpinan yang dipercayakan kepadanya di wilayah Jawa Timur.

"Pertama-tama, kehadiran saya di Polda Jawa Timur ini merupakan amanah dari Allah SWT. Amanah ini menjadi tanggung jawab besar bagi saya untuk bisa menjalankannya dengan baik," ujar Dekananto.

Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program kerja positif yang telah dicanangkan oleh Kapolda Jatim sebelumnya, Irjen Nanang Avianto.

"Banyak hal positif yang sudah diperkuat dan ditinggalkan oleh Irjen Nanang Avianto untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jawa Timur. Tentu saya akan melanjutkan hal-hal positif tersebut," tuturnya.

Selain itu, Dekananto mendorong agar Polda Jatim tampil lebih humanis, inklusif, dan responsif terhadap masukan publik. Ia pun menyatakan terbuka terhadap kritik demi perbaikan institusi.

"Apabila saya dan seluruh jajaran Polda Jawa Timur melakukan hal-hal yang kurang berkenan atau kurang tepat dalam bertindak, saya mohon dimaafkan dan diberikan koreksi. Kami akan merespons dan menindaklanjuti masukan tersebut," kata mantan pejabat jenderal bintang dua itu.

Di sisi lain, penindakan kasus peredaran gelap narkotika serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang menjadi salah satu fokus utamanya. Dekananto menyoroti secara khusus maraknya peredaran obat keras daftar G yang dinilai merusak generasi muda.

"Salah satu atensi saya adalah peredaran obat keras daftar G. Saya pastikan Jawa Timur harus bersih dari obat-obatan tersebut karena penyalahgunaannya dapat menjadi salah satu pemicu kenakalan remaja, tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya," tegasnya.

Mengakhiri pernyataannya, Dekananto mengajak seluruh elemen masyarakat Jawa Timur untuk bersinergi dalam menjaga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

"Saya dan keluarga mohon diterima oleh seluruh warga Jawa Timur. Insyaallah, dari lubuk hati yang paling dalam, saya akan berusaha menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik," pungkasnya.

 

Editor : Redaksi

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru