x kilasbisnis.com skyscraper
x kilasbisnis.com skyscraper

Polda Jatim Kerahkan 16 Ribu Personel Amankan Mudik dan Lebaran 2026

Kilasbisnis.com, Surabaya - Polda Jawa Timur menyiagakan sebanyak 16.326 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian kegiatan selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan di Lapangan Mapolda Jatim, Surabaya, yang dipimpin Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto.

Apel ini menjadi bagian dari persiapan pengamanan menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode Ramadan dan Lebaran. Nanang mengatakan skema pengamanan tahun ini disusun berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan operasi pada tahun-tahun sebelumnya.

"Dari evaluasi itu kami melihat apa saja yang perlu diperbaiki agar operasi pengamanan tahun ini dapat berjalan lebih optimal," kata Nanang, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, aktivitas masyarakat diperkirakan meningkat signifikan selama Ramadan hingga Lebaran. Kegiatan tersebut meliputi ibadah tarawih, arus mudik, malam takbiran, salat Idulfitri, halal bihalal, hingga aktivitas rekreasi keluarga setelah Lebaran.

Selain itu, pengamanan juga mencakup perayaan Hari Raya Nyepi yang waktunya berdekatan dengan Idulfitri tahun ini.

"Mobilitas masyarakat selama Ramadan sampai Lebaran sangat tinggi. Semua aktivitas itu harus kita siapkan pengamanannya," ujarnya.

Personel gabungan yang dikerahkan terdiri dari 9.609 anggota Polri, 1.313 personel TNI, serta 5.404 personel dari instansi terkait, seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan.

Untuk mendukung operasi pengamanan, aparat juga menyiapkan 238 pos yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur. Pos tersebut terdiri dari 172 pos pengamanan, 45 pos pelayanan, dan 21 pos terpadu.

Ratusan pos itu akan mengamankan sekitar 20.097 titik fokus, seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, jalur mudik, objek wisata, hingga lokasi keramaian lainnya.

Selain itu, aparat juga memetakan sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi. Di antaranya ancaman terorisme, balap liar, peredaran narkoba, konflik terkait pembayaran tunjangan hari raya (THR), serta potensi bencana hidrometeorologi.

"Semua potensi kerawanan sudah kami petakan dan diantisipasi melalui penggelaran pasukan ini," kata Nanang.

Ia berharap masyarakat turut berperan menjaga keamanan dan ketertiban dengan saling mengingatkan, sehingga suasana aman dan nyaman dapat terjaga hingga periode arus balik mudik selesai.

Berita Terbaru
Rabu, 11 Mar 2026 22:29 WIB

PLN Nusantara Power Perkuat Transisi Energi Lewat PLTS Terapung Karangkates

Kilasbisnis.com, Jakarta — PLN Nusantara Power melalui anak usahanya, PLN Nusantara Renewables, mempercepat pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Jumat, 06 Mar 2026 18:45 WIB

Surabaya Produksi 1.800 Ton Sampah Sehari, Pengelolaannya Dipuji Menteri LH

Kilasbisnis.com, Surabaya - Kota Surabaya menghasilkan sekitar 1.800 ton sampah setiap hari. Jumlah tersebut setara ratusan truk sampah yang harus dikelola
Jumat, 06 Mar 2026 11:25 WIB

Pertamina Pastikan Stok dan Distribusi BBM di Jatimbalinus Aman Jelang Ramadan dan Idul Fitri

kilasbisnis.com, Surabaya-  Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan stok dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jawa Timur, Bali,
Jumat, 06 Mar 2026 10:34 WIB

Polres Malang Buka Layanan Titip Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026.

Kilasbisnis.com , Malang  — Polres Malang, Polda Jawa Timur, membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026. La
Jumat, 06 Mar 2026 08:58 WIB

Antrean Panjang di SPBU Jember Usai Isu Stok BBM 23 Hari, Hiswana Migas: Aman

Kilasbisnis.com, Surabaya - Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (5/3) malam. Kepadatan dipicu aksi panic
Jumat, 06 Mar 2026 08:21 WIB

Satgas Pangan: Mayoritas Harga Komoditas di Jatim Stabil Jelang Idulfitri

Kilasbisnis.com, Surabaya - Satuan Tugas (Satgas) Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan memantau pasokan serta harga pangan menjelang Hari Besar