Kilasbisnis.com,Bali – Industri pariwisata Bali kembali kedatangan pilihan akomodasi baru yang siap memanjakan wisatawan mancanegara maupun domestik. Good Day Homestay resmi membuka pintunya di Pulau Dewata, berlokasi di Jalan Padma Utara Gang Abdi No. 4, Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (9/6/2026).
Good Day Homestay menawarkan konsep hunian yang memadukan kenyamanan rumah sendiri (homey) dengan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Melihat tren pariwisata yang kian dinamis, Good Day Homestay hadir sebagai jawaban atas tingginya permintaan akomodasi yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga memiliki fasilitas lengkap dan lokasi strategis.
Dengan desain modern, Good Day Homestay dirancang untuk memberikan pengalaman menginap yang berkesan. Setiap kamar dilengkapi fasilitas modern, seperti pendingin ruangan (AC), jaringan Wi-Fi, tempat tidur, serta kamar mandi dalam dengan fasilitas air panas.
Selain itu, tersedia area komunal yang estetis dan dapur bersama untuk mendukung interaksi antarwisatawan. Konsep ini dihadirkan untuk menciptakan suasana hangat, sehingga tamu mancanegara maupun wisatawan lokal dapat berinteraksi dengan nyaman.
Owner Good Day Homestay, Frangky Tanimena, mengatakan Bali tetap menjadi magnet utama pariwisata dunia, namun preferensi wisatawan kini telah bergeser.
“Kami ingin Good Day Homestay menjadi rumah kedua bagi siapa saja yang datang ke Bali. Baik wisatawan domestik yang berlibur bersama keluarga maupun turis mancanegara yang ingin long stay untuk bekerja secara remote. Semua fasilitas kami standarisasi agar memenuhi ekspektasi kenyamanan global tanpa kehilangan sentuhan keramahan lokal,” ujar Frangky Tanimena.
Frangky menambahkan, lokasi Good Day Homestay menjadi salah satu keunggulan utama karena berada di kawasan strategis yang dekat dengan destinasi wisata, pusat kuliner, dan akses transportasi.
Sementara itu, Baptista Justin selaku owner representatif yang turut terlibat dalam manajemen pengelolaan mengatakan harga yang kompetitif membuat Good Day Homestay berpotensi menjadi pilihan baru wisatawan di Bali. Kehadiran homestay ini juga diharapkan dapat mendukung ekosistem pariwisata lokal.
Justin Tanimena (20) menambahkan, Good Day Homestay ditujukan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan di Pulau Dewata agar merasa nyaman. Ia juga menilai wisatawan asal Australia menjadi salah satu target utama.
“Kami sangat optimis karena target pasar utamanya adalah warga Australia dan turis asing lainnya. Mengingat nilai kurs AUD dan USD yang sedang tinggi terhadap rupiah, biaya tinggal di sini akan terasa sangat murah bagi mereka. Kondisi ini dapat menarik mereka untuk mengajak keluarga dan kolega datang ke Bali,” kata Justin.
Senada dengan itu, owner representatif lainnya, Glorian Vanlee, lulusan Melbourne, Australia, mengatakan keputusan membangun akomodasi ini didasarkan pada kepemilikan aset lahan yang strategis serta peluang pasar long stay di kawasan Legian.
“Kami melihat potensi pasar jangka panjang di Legian sangat terbuka lebar. Dengan fasilitas lengkap yang kami miliki, kami sangat percaya diri dan positif mampu menerobos ketatnya persaingan pasar di tengah kondisi ekonomi saat ini,” ujar Glorian.
Editor : Redaksi