MENU Selasa, 21 Jul 2026 09:55 WIB
x kilasbisnis.com skyscraper
x kilasbisnis.com skyscraper

Tambang Emas Pani Ajak Karyawan Mengajar 262 Siswa Pohuwato

Kilasbisnis.com, Gorontalo - Tambang Emas Pani membawa para karyawannya masuk ke ruang kelas. Bukan untuk bicara soal tambang semata, melainkan mengenalkan dunia kerja, pilihan profesi, hingga pentingnya keberanian anak-anak dalam menata cita-cita.

Program itu digelar melalui Kelas Inspirasi dalam Corporate Volunteer Program (CVP) Bakti Merdeka. Sebanyak 262 siswa dari empat sekolah di Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, ikut dalam kegiatan tersebut.

Kelas Inspirasi ini digelar pada 14-15 Juli 2026. Program tersebut melibatkan 10 karyawan dari Tambang Emas Pani dan kantor pusat Merdeka di Jakarta. Tambang Emas Pani sendiri dikembangkan oleh PT Merdeka Gold Resources Tbk (BEI: EMAS), bagian dari PT Merdeka Copper Gold Tbk (BEI: MDKA).

Empat sekolah yang menjadi sasaran kegiatan ini yakni SDN 02 Buntulia, SDN 04 Buntulia, SDN 05 Buntulia, dan SMPN 02 Buntulia SATAP. Dalam pelaksanaannya, Tambang Emas Pani berkolaborasi dengan tim dari Indonesia Mengajar.

Kegiatan ini menjadi kelanjutan dari Program Pengajar Merdeka Pohuwato (PMP). Selama setahun terakhir, PMP menjadi salah satu program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Tambang Emas Pani di sektor pendidikan.

Para relawan yang turun ke kelas berasal dari berbagai bidang kerja. Ada yang berlatar belakang Human Resources, Compliance, Occupational Health and Safety (OHS), IT, Technical Services, hingga Supply Chain Management.

Mereka memperkenalkan ragam profesi kepada para siswa. Anak-anak juga diajak memahami pengalaman kerja, budaya keselamatan, kepedulian terhadap lingkungan, dan gambaran kompetensi yang dibutuhkan di masa depan.

Tema yang diangkat adalah "Adventure: Bhinneka Cita Tunggal Carita". Lewat tema itu, kegiatan dibuat interaktif dengan pendekatan belajar sambil bermain.

Bagi anak-anak di Buntulia, ruang kelas selama dua hari itu menjadi tempat bertemu dengan dunia yang lebih luas. Profesi yang sebelumnya mungkin terdengar jauh, diperkenalkan langsung oleh orang-orang yang menjalaninya setiap hari.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pameran hasil karya siswa. Pameran ini mendokumentasikan perjalanan Program Pengajar Merdeka Pohuwato selama satu tahun, sekaligus menunjukkan perkembangan kreativitas peserta didik.

CSR Manager Tambang Emas Pani, Mahesha Lugiana, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan membangun kualitas sumber daya manusia lokal secara berkelanjutan.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan daya saing daerah. Melalui Program Pengajar Merdeka Pohuwato dan Kelas Inspirasi, kami ingin memperluas wawasan siswa mengenai berbagai peluang karier sekaligus membangun kepercayaan diri mereka untuk meraih cita-cita. Kami berharap semakin banyak talenta muda Pohuwato yang kelak mampu mengambil peran dalam pembangunan daerahnya sendiri,” ungkap Mahesha.

Program sukarelawan karyawan ini juga sejalan dengan strategi keberlanjutan MDKA. Dalam delapan pilar Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat, pendidikan menjadi salah satu prioritas.

Bagi perusahaan, investasi sosial di bidang pendidikan dipandang sebagai fondasi untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri. Di sisi lain, penguatan SDM lokal juga menjadi bagian dari upaya mendukung keberlanjutan wilayah operasional perusahaan dalam jangka panjang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato, Iskandar Datau, mengapresiasi kontribusi Tambang Emas Pani dalam memperkuat kualitas pendidikan di daerah. Menurutnya, program semacam ini dapat membuka wawasan siswa terhadap masa depan.

"Pemerintah daerah mendukung agar program seperti ini terus berkembang dan dapat menjadi model bagi sekolah-sekolah lainnya. Anak-anak perlu diperkenalkan sejak dini terhadap berbagai pilihan profesi dan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja di masa depan." ujar Iskandar.

Keterlibatan karyawan sebagai relawan menjadi salah satu poin penting dalam program ini. Mereka tidak hanya hadir sebagai pekerja di industri tambang, tetapi juga sebagai figur yang berbagi pengalaman langsung kepada siswa.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, sekolah, masyarakat, dan organisasi pendidikan, Tambang Emas Pani berharap program ini dapat terus berlanjut. Targetnya, ekosistem pendidikan di Pohuwato makin kuat dan mampu melahirkan generasi muda yang adaptif, percaya diri, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Dengan pendekatan seperti ini, isu pertambangan tidak hanya dibicarakan dari sisi produksi dan investasi. Di Pohuwato, Tambang Emas Pani mencoba masuk lewat jalur yang lebih mendasar: menyiapkan anak-anak lokal agar kelak punya ruang lebih besar untuk mengambil peran dalam pembangunan daerahnya sendiri. (*)

Berita Terbaru
Minggu, 19 Jul 2026 23:15 WIB

Penutupan JCFF 2026 Catat Komitmen Pembiayaan Rp20 Miliar

Bank Indonesia Jawa Timur menempatkan Java Coffee & Flavors Fest (JCFF) 2026 sebagai ruang kolaborasi ekosistem kopi, teh, cokelat, rempah, dan produk unggulan
Minggu, 19 Jul 2026 13:14 WIB

Buka Peluang Ekspor Baru, Business Matching JCFF 2026 Pertemukan Kopi Ijen dengan Buyer Yordania

Kilasbisnis.com, Surabaya -  Upaya mendorong komoditas kopi lokal menuju panggung dunia terus digencarkan. Bank Indonesia resmi menggelar sesi business
Sabtu, 18 Jul 2026 22:56 WIB

Permintaan Kopi Indonesia Menguat, Eksportir Tekankan Kepastian Stok bagi Buyer Global

Kilasbisnis.com, Surabaya - Minat pasar internasional terhadap kopi Indonesia terus tumbuh, seiring tingginya apresiasi buyer terhadap keragaman jenis,
Sabtu, 18 Jul 2026 00:30 WIB

Tren Teh Artisan Muncul Kuat di JCFF 2026, UMKM Ikut Unjuk Gigi

Kilasbisnis.com, Surabaya - Gelaran JCFF 2026 kembali menarik perhatian publik dengan hadirnya beragam minuman berbasis tanaman, termasuk teh artisan yang
Jumat, 17 Jul 2026 23:55 WIB

JCFF 2026 Dorong UMKM Kopi & Rempah Masuk Era Pembiayaan Hijau

Kilasbisnis.com, Surabaya - Business Coaching Pembiayaan dalam rangka Java Coffee & Flavor Fest (JCFF) 2026 kembali menegaskan arah baru pertumbuhan UMKM
Jumat, 17 Jul 2026 16:02 WIB

DPR Apresiasi BNI Laporkan Dugaan KUR Fiktif di Jember

Kilasbisnis.com, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian, mengapresiasi langkah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau