MENU Minggu, 12 Jul 2026 01:02 WIB
x kilasbisnis.com skyscraper
x kilasbisnis.com skyscraper

Perkuat Pasar Ekspor, INKA Kembali Kirim Dua Locomotive Platform ke Australia

Kilasbisnis.com, Surabaya – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengekspor dua unit locomotive platform ke Australia. Pengiriman tersebut merupakan bagian dari kontrak pengadaan 50 unit locomotive platform untuk UGL RS Pty Limited yang diteken pada 2021 dengan nilai sekitar Rp145 miliar atau setara US$8,4 juta.sabtu (11/7)

Dua unit yang dikirim kali ini merupakan unit ke-17 dan ke-18 dalam kontrak tersebut. Proses pengiriman dilakukan melalui Terminal Petikemas Surabaya (TPS) pada Jumat (10/7). Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antarbadan usaha milik negara (BUMN) dalam mendukung kelancaran rantai logistik ekspor produk manufaktur nasional.

Pengiriman tersebut memperkuat ekspansi INKA di pasar Australia dan Selandia Baru. Hingga kini, perusahaan telah mengekspor lebih dari 1.000 unit gerbong barang serta belasan unit locomotive platform untuk mendukung sektor perkeretaapian di kedua negara itu.

Komisaris PT INKA (Persero), Sangap Surbakti, mengatakan pengiriman ini menunjukkan produk manufaktur perkeretaapian Indonesia mampu bersaing dan diterima di pasar internasional.

"Pengiriman ini merupakan capaian penting bagi INKA karena menunjukkan bahwa produk manufaktur perkeretaapian nasional tidak hanya digunakan di Indonesia, tetapi juga dapat diterima oleh pasar internasional. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung kelancaran proses pengiriman ini serta seluruh Insan INKA," ujar Sangap.

Menurut Sangap, sebagai perusahaan negara yang menjalankan kegiatan ekspor, INKA turut membawa nama dan reputasi Indonesia di pasar global. Karena itu, ia berharap dukungan terhadap ekspor produk industri nasional terus diperkuat melalui regulasi yang kondusif, proses perizinan yang efisien, serta koordinasi lintas instansi.

"Dukungan tersebut penting agar perusahaan Indonesia mampu memenuhi komitmen kepada pelanggan global dan semakin kompetitif di pasar internasional," katanya.

Melalui pelaksanaan kontrak tersebut, INKA menargetkan penguatan kapasitas dan daya saing industri perkeretaapian nasional sekaligus memperluas penetrasi produk manufaktur Indonesia di pasar internasional.

 

Berita Terbaru
Sabtu, 11 Jul 2026 12:26 WIB

Pengelolaan Reputasi Digital Diminta Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Kilasbisnis.com,Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, p
Kamis, 09 Jul 2026 09:54 WIB

Cooking Class Kokoon Hotel Surabaya Jadi Daya Tarik Wisatawan Mancanegara

Kilasbisnis.com, Surabaya - Kokoon Hotel Surabaya mempertahankan program Cooking Class sebagai salah satu pengalaman unggulan bagi wisatawan mancanegara.
Rabu, 08 Jul 2026 17:24 WIB

AXA Mandiri dan RS Hermina, mekanisme pembiayaan lebih efektif

Kilasbisnis.com, Jakarta - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menandatangani kesepakatan kerja sama dengan PT Medikaloka Hermina Tbk (RS Hermina)
Rabu, 08 Jul 2026 14:02 WIB

PLN Nusantara Power Produksi 66.919 GWh Listrik Sepanjang 2025, BPP Turun 11,4%

kilasbisnis.com,Jakarta – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) mencatat produksi listrik sebesar 66.919 gigawatt hour (GWh) sepanjang 2025. Di saat yang sama, s
Rabu, 08 Jul 2026 13:39 WIB

Penjualan SIG Naik 4,4 Persen, Tembus 15 Juta Ton hingga Mei 2026

Kilasbisnis.com, Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan volume penjualan sebesar 15.092.640 ton sepanjang Januari–Mei 2026. Angka ter
Rabu, 08 Jul 2026 09:09 WIB

OJK: Stabilitas Sektor Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global

Kilasbisnis.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga meski ketidakpastian global