Kilasbisnis.com, Jakarta - PT PLN Nusantara Power (PLN NP) memperkuat peran dalam mendorong energi bersih melalui kolaborasi strategis dengan PT Geo Dipa Energi (Persero) (GDE). Kedua perusahaan menandatangani Joint Development Study Agreement (JDSA) untuk menyusun studi pengembangan bersama peningkatan kinerja operasional pembangkit panas bumi serta membuka peluang bisnis ketenagalistrikan berkelanjutan.
Melalui studi tersebut, PLN NP dan GDE akan memastikan aset panas bumi beroperasi lebih andal dan efisien. Fokus awal kerja sama ini adalah kajian retrofit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng 1 yang ditargetkan dapat meningkatkan keandalan dan efisiensi pembangkit. Selain itu, kedua pihak menyiapkan dasar untuk mengidentifikasi potensi pengembangan panas bumi berikutnya melalui pendekatan teknis dan bisnis yang terukur.
Baca juga: PLN Nusantara Power Rampungkan Proyek ECRL Malaysia 15 Hari Lebih Cepat
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan kinerja pembangkit sekaligus memperluas kontribusi energi bersih. “Penandatanganan JDSA ini menjadi wujud komitmen PLN Nusantara Power untuk meningkatkan kinerja operasional pembangkit secara terukur melalui kolaborasi strategis. Retrofit PLTP Dieng 1 kami dorong sebagai upaya peningkatan keandalan dan efisiensi, sekaligus membuka peluang pengembangan panas bumi di lokasi potensial berikutnya,” ujar Ruly.
Ruly menambahkan, ruang lingkup kerja sama tidak hanya terbatas pada retrofit, tetapi juga meliputi pengembangan masa depan, seperti penguatan teknologi PLTP, proyek panas bumi baru, hingga inisiatif green hydrogen berbasis energi panas bumi. “Kami juga memperluas langkah menuju energi masa depan melalui inisiatif green hydrogen berbasis panas bumi sebagai bagian dari transformasi energi bersih nasional,” katanya.
PLN NP menilai kolaborasi ini memiliki dasar yang kuat karena dibangun dari kerja sama yang telah berjalan. Dalam tiga tahun terakhir, PLN NP dan GDE telah merealisasikan lebih dari delapan kontrak kerja sama, dengan GDE memanfaatkan kompetensi PLN NP untuk mendukung kebutuhan operasional dan peningkatan kinerja. Melalui JDSA ini, PLN NP optimistis sinergi dengan GDE akan mempercepat optimalisasi aset panas bumi, memperkuat ketahanan energi, dan mendorong percepatan transisi energi hijau di Indonesia. (Nik)
Baca juga: PLN Resmikan HRS Merah Putih 2.0, Manfaatkan Hidrogen Berlebih PLTU Rembang
Editor : Redaksi