Kilasbisnis.com, Jakarta - PT PLN Nusantara Power (PLN NP) membuka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional di Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Muara Tawar, Bekasi, Selasa (14/1). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia sebagai bentuk penguatan komitmen keselamatan kerja di sektor ketenagalistrikan nasional.
Pembukaan Bulan K3 Nasional yang dipusatkan di Unit Pembangkit (UP) Muara Tawar mencerminkan sinergi antara pemerintah, BUMN, dan pemangku kepentingan ketenagalistrikan. UP Muara Tawar dipilih karena perannya yang strategis sebagai salah satu tulang punggung pasokan listrik sistem interkoneksi Jawa–Bali.
PLTGU Muara Tawar merupakan unit pembangkit terbesar milik PLN Nusantara Power. Posisi strategis tersebut menjadikan penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja di unit ini sebagai tolok ukur bagi industri energi nasional.
Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa perlindungan tenaga kerja di sektor energi merupakan prioritas. Menurutnya, penerapan K3 tidak hanya melindungi pekerja, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keberlangsungan operasional dan produktivitas nasional.
> “Peringatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi nasional untuk meneguhkan kembali komitmen kita dalam melindungi tenaga kerja Indonesia dan membangun dunia kerja yang aman, sehat, produktif, dan bermartabat,” ujar Yassierli.
PLN Nusantara Power mencatatkan kinerja keselamatan kerja yang konsisten. Secara korporat, perusahaan membukukan nihil kecelakaan kerja (zero accident) dan zero fatality sejak 2018. Sepanjang 2025, total jam kerja aman mencapai 42.429.401 jam, dengan UP Muara Tawar menjadi salah satu kontributor utama.
Direktur Utama PLN Nusantara Power menyatakan bahwa Bulan K3 Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh insan perusahaan dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Keandalan pembangkit, menurutnya, harus berjalan seiring dengan penerapan standar K3 yang unggul.
> “Di UP Muara Tawar, kami membuktikan bahwa operasional berskala besar dapat dijalankan dengan standar K3 yang kuat, salah satunya melalui simulasi tanggap darurat dan pelatihan fire rescue,” ujarnya.
Simulasi tanggap darurat dan pelatihan fire rescue rutin dilakukan di seluruh unit pembangkit PLN Nusantara Power. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh personel memahami prosedur penanganan keadaan darurat, termasuk kebakaran, evakuasi, dan penyelamatan korban secara cepat dan aman.
Di UP Muara Tawar, penerapan K3 juga didukung digitalisasi melalui sistem working permit online, pelaporan bahaya dan inspeksi peralatan berbasis aplikasi dan web, serta dashboard pemantauan kinerja K3 secara real-time. Sistem ini membuat proses pekerjaan berisiko tinggi lebih transparan, terdokumentasi, dan mudah ditelusuri.
Editor : Redaksi