MENU Selasa, 14 Jul 2026 07:10 WIB
x kilasbisnis.com skyscraper
x kilasbisnis.com skyscraper

BNI Tegaskan Kasus Dugaan Penyimpangan KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan

Kilasbisnis.com, Jember - BNI menegaskan proses hukum atas dugaan penyimpangan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Jember, Jawa Timur, berawal dari laporan yang disampaikan perseroan kepada aparat penegak hukum. Laporan itu dibuat pada 2024 setelah BNI menemukan indikasi penyimpangan dalam pengajuan dan penyaluran kredit.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan pelaporan tersebut menjadi langkah proaktif perseroan untuk menjaga tata kelola kredit serta memastikan prinsip kehati-hatian berjalan dalam penyaluran pembiayaan.

“Kasus ini berawal dari laporan BNI kepada aparat penegak hukum setelah perseroan menemukan indikasi penyimpangan dalam proses pengajuan dan penyaluran kredit. BNI menghormati proses hukum yang berjalan dan bersikap kooperatif dalam proses penyidikan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Kasus KUR di Jember itu kini masuk dalam proses penanganan aparat penegak hukum. BNI menyatakan akan mendukung proses tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemeriksaan Internal

BNI telah melakukan pemeriksaan internal terkait dugaan penyimpangan dalam penyaluran KUR tersebut. Perseroan juga telah mengambil langkah penanganan terhadap pihak-pihak yang terbukti melanggar ketentuan perusahaan.

Okki mengatakan BNI menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap fraud maupun bentuk pelanggaran lain, baik yang melibatkan pihak internal maupun eksternal.

“BNI menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk fraud dan pelanggaran. Apabila terdapat pihak internal maupun eksternal yang terbukti melakukan pelanggaran, BNI memastikan hal tersebut ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum dan peraturan internal perusahaan,” kata Okki.

Menurut dia, pelanggaran yang dilakukan individu tidak mencerminkan kebijakan ataupun praktik bisnis perseroan. Penyaluran kredit, kata Okki, tetap dijalankan dengan mengacu pada prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, dan ketentuan peraturan yang berlaku.

Koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum

BNI juga terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum mengenai perkembangan perkara tersebut. Dalam prosesnya, perseroan menyatakan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

Sebagai salah satu bank penyalur program KUR pemerintah, BNI menyatakan akan menjaga integritas penyaluran kredit agar pembiayaan benar-benar diterima pelaku usaha yang berhak dan membutuhkan modal usaha.

Melalui pelaporan kepada aparat, penanganan internal, serta dukungan dalam penyidikan, BNI menyatakan ingin memperkuat tata kelola kredit dan menjaga kepercayaan publik terhadap penyaluran KUR. (*)

Berita Terbaru
Sabtu, 11 Jul 2026 12:43 WIB

Perkuat Pasar Ekspor, INKA Kembali Kirim Dua Locomotive Platform ke Australia

Kilasbisnis.com, Surabaya – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengekspor dua unit locomotive platform ke Australia. Pengiriman tersebut m
Sabtu, 11 Jul 2026 12:26 WIB

Pengelolaan Reputasi Digital Diminta Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Kilasbisnis.com,Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, p
Jumat, 10 Jul 2026 17:32 WIB

LG Hadirkan Ekosistem Rumah Pintar Berbasis AI di Surabaya

Kilasbisnis.com, Surabaya -  LG Electronics Indonesia membawa lini produk 2026 berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) ke
Kamis, 09 Jul 2026 09:54 WIB

Cooking Class Kokoon Hotel Surabaya Jadi Daya Tarik Wisatawan Mancanegara

Kilasbisnis.com, Surabaya - Kokoon Hotel Surabaya mempertahankan program Cooking Class sebagai salah satu pengalaman unggulan bagi wisatawan mancanegara.
Rabu, 08 Jul 2026 19:59 WIB

Kapolda Jatim Tekankan Profesionalisme Penggunaan Senjata Api Sesuai SOP

Kilasbisnis.com, Surabaya -- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto menegaskan penggunaan senjata api oleh anggota Polri hanya dapat dilakukan sebagai
Rabu, 08 Jul 2026 17:32 WIB

Peralihan Konsumsi Pertamax ke Pertalite di Jatim Hingga 10 persen

Kilasbisnis.com, Surabaya -  PT Pertamina Patra Niaga mencatat adanya peralihan konsumsi bahan bakar minyak nonsubsidi Pertamax ke BBM bersubsidi Pertalite di