Investasi Emas Kian Diminati, Jadi Pilihan Lindung Nilai di Tengah Ketidakpastian

Reporter : Ardhia Putri
Ilustrasi Emas Batangan dan Perhiasan sebagai Instrumen Investasi Aman. (Sumber Foto: Ilustrasi AI)

Kilasbisnis.com, Surabaya - Peningkatan kesadaran masyarakat dalam mengelola keuangan turut mendorong minat terhadap investasi emas. Di tengah fluktuasi ekonomi, emas dipandang sebagai instrumen yang relatif aman untuk menjaga nilai aset sekaligus memitigasi risiko.

Secara karakteristik, emas menawarkan potensi keuntungan melalui kenaikan harga (capital gain) dalam jangka panjang. Berbeda dengan instrumen lain, emas tidak memberikan pendapatan rutin, namun memiliki keunggulan sebagai aset lindung nilai saat inflasi meningkat atau terjadi gejolak pasar.

Preferensi masyarakat terhadap emas juga tercermin dari pilihan bentuk investasi, baik emas batangan maupun perhiasan. Selain berfungsi sebagai instrumen investasi, emas perhiasan memiliki nilai guna tambahan karena dapat digunakan sehari-hari. “Saya cenderung investasi lebih ke emas perhiasan. Selain bisa dipakai, juga bisa dijual sewaktu butuh,” ujar Kanza.

Selain faktor keamanan, kemudahan akses turut mendorong daya tarik emas. Saat ini, pembelian emas dapat dilakukan secara bertahap dengan nominal terjangkau, baik melalui platform digital maupun lembaga keuangan.

Meski demikian, pelaku pasar menilai pemahaman terhadap tujuan investasi tetap diperlukan. Emas lebih sesuai untuk investasi jangka menengah hingga panjang, bukan untuk spekulasi jangka pendek.

Dengan karakteristik tersebut, emas umumnya dipilih oleh investor dengan profil risiko konservatif hingga moderat. Instrumen ini kerap dijadikan bagian dari strategi diversifikasi portofolio guna menjaga keseimbangan antara potensi imbal hasil dan stabilitas aset. (*)

 

Editor : Sekar Arum Catur

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru