Kilasbisnis.com, Jakarta - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur meraih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026. Capaian itu diraih setelah PLN UID Jawa Timur menjadi juara pertama kategori PLN 2 – Beyond Service dan PLN 3 – Beyond Growth & Productivity.
Penghargaan diserahkan di Jakarta oleh Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PT PLN (Persero), Nurlely Aman. Komisaris Independen PT PLN (Persero), Ali Masykur Musa, turut menghadiri rangkaian kegiatan tersebut.
Pada kategori Beyond Service, PLN UID Jawa Timur mengembangkan program SPEEDS yang mengintegrasikan nilai Proaktif, Solutif, dan Empati dalam pelayanan pelanggan. Pelaksanaannya mencakup penguatan kompetensi petugas, coaching oleh leader, forum pemantauan, implementasi PS4 secara berjenjang, serta evaluasi layanan melalui *mystery shopper*.
Hingga September 2026, PLN UID Jawa Timur mencatat penurunan gangguan penyulang sebesar 14 persen dan *positive customer experience* sebesar 99,79 persen. Penerapan nilai Proaktif, Solutif, dan Empati oleh petugas YANTEK juga terus diperkuat melalui program tersebut.
Selain pelayanan, PLN UID Jawa Timur menjalankan program MARKING atau *Mitigation Before Working* untuk memperkuat budaya keselamatan. Program ini mendorong identifikasi dan mitigasi risiko sebelum pekerjaan dimulai, serta didukung inspeksi, pengawasan, evaluasi rutin, kepatuhan terhadap prosedur operasi standar, dan penggunaan alat pelindung diri.
Pelaksanaan MARKING didokumentasikan dan dipantau secara berkala agar menjadi bagian dari tata kerja organisasi. Dengan demikian, program keselamatan tersebut dapat dijalankan secara konsisten, termasuk saat terjadi pergantian leader maupun penanggung jawab.
Pada kategori Beyond Growth & Productivity, PLN UID Jawa Timur mengembangkan CoreBoost 2.0. Program ini meliputi pendekatan kedekatan dengan pelanggan (*customer intimacy*), optimalisasi CRM, penjualan silang (*cross-selling*), dialog kinerja, pengembangan kompetensi, serta pemantauan dan evaluasi berkelanjutan.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa budaya kerja perlu diterapkan secara konsisten dalam kegiatan sehari-hari.
“Prestasi ini bukan semata tentang menjadi juara. Yang lebih penting adalah bagaimana budaya mampu menggerakkan insan PLN untuk bekerja lebih aman, memberikan pelayanan yang semakin baik, serta menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan pelanggan. Momentum HLN ke-81 menjadi pengingat bagi kami untuk terus menjadikan budaya sebagai energi dalam bergerak, bertransformasi, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Eric.
Menurut Eric, transformasi budaya membutuhkan keterlibatan leader, keteladanan, serta sistem kerja yang mendukung pemantauan dan evaluasi. Budaya kerja, kata dia, tidak cukup dibangun melalui slogan atau program sesaat, tetapi perlu tertanam dalam cara kerja sehari-hari.
“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh insan PLN UID Jawa Timur yang terus menjaga semangat kolaborasi dan perubahan. Capaian ini menjadi energi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi pelanggan dan masyarakat,” katanya.
PLN UID Jawa Timur menyatakan akan melanjutkan penguatan budaya kerja untuk mendukung keselamatan, kualitas pelayanan, serta produktivitas perusahaan. (*)
Editor : Redaksi