x kilasbisnis.com skyscraper
x kilasbisnis.com skyscraper

BMKG Jelaskan Penyebab Cuaca Ekstrem di Bandara Juanda, Dipicu Awan Cumulonimbus

Kilasbisnis.com, Surabaya -  Cuaca ekstrem yang melanda kawasan Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Kamis siang, 8 Januari 2026, dipicu oleh pertumbuhan awan cumulonimbus yang berkembang signifikan sejak siang hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan kondisi atmosfer tersebut berpotensi memicu hujan lebat disertai angin kencang hingga angin puting beliung.

PMG Muda Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya, Rendy Irawadi, S.Si, mengatakan awan cumulonimbus mulai tumbuh masif sejak sekitar pukul 14.00 WIB. Awan dengan perkembangan vertikal tinggi dan dasar yang relatif rendah tersebut menciptakan perbedaan suhu dan tekanan udara di sekitarnya.

“Terjadi pertumbuhan awan cumulonimbus yang cukup masif sejak siang hari, mulai pukul 14.00 WIB. Awan yang tumbuh besar dan rendah ini memicu perbedaan suhu udara di sekitarnya sehingga menyebabkan terbentuknya angin puting beliung,” jelas Rendy.

BMKG mencatat, kondisi cuaca ekstrem tersebut menyebabkan hujan deras disertai angin kencang di wilayah Bandara Juanda dan sekitarnya. Dampaknya, sejumlah pohon tumbang di area parkir Terminal 1 dan menimpa beberapa kendaraan yang terparkir.

Meski menimbulkan kerusakan materiil, tidak terdapat laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut. Aktivitas penanganan di lokasi dilakukan segera setelah cuaca membaik.

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menyampaikan bahwa pihak bandara langsung melakukan pembersihan dan pengamanan area terdampak. Ia memastikan fasilitas terminal dan sisi udara tetap dalam kondisi aman.

“Kejadian cuaca ekstrem menyebabkan beberapa pohon tumbang di area parkir Terminal 1. Tidak ada korban jiwa, namun terdapat dampak terhadap kendaraan yang terparkir,” ujarnya.

Dari sisi operasional penerbangan, cuaca ekstrem juga berdampak pada pergerakan pesawat. Tercatat tiga penerbangan terpaksa melakukan pengalihan pendaratan atau divert ke Bandara Ahmad Yani, Semarang, akibat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk mendarat di Juanda.

BMKG mengimbau masyarakat dan pengguna jasa penerbangan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Informasi cuaca terkini diharapkan terus dipantau sebagai langkah antisipasi, terutama bagi aktivitas transportasi udara.

Pihak Bandara Internasional Juanda menyatakan terus berkoordinasi dengan BMKG, AirNav Indonesia, dan maskapai penerbangan guna memastikan keselamatan serta kelancaran operasional bandara di tengah dinamika kondisi cuaca.

Berita Terbaru
Kamis, 08 Jan 2026 11:35 WIB

Aktivasi Akun Wajib Pajak di Jatim I Tembus 179 Ribu hingga Awal Januari 2026  

Aktivasi akun dan pembuatan Kode Otorisasi Wajib Pajak di wilayah Jawa Timur I menunjukkan tren peningkatan seiring percepatan transformasi layanan perpajakan b
Kamis, 08 Jan 2026 11:33 WIB

KAI Daop 8 Surabaya Raih Ketepatan Waktu 100 Persen Selama Angkutan Nataru 2025/2026

KAI Daop 8 Surabaya mencatatkan kinerja operasional yang optimal selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dengan tingkat ketepatan waktu.
Kamis, 08 Jan 2026 11:23 WIB

Libur Nataru, Transaksi SPKLU PLN di Jawa Timur Naik 254 Persen  

PLN mencatat lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Jawa Timur selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Senin, 05 Jan 2026 21:20 WIB

Jakarta Livin’ by Mandiri Resmi Luncurkan Skuad Lengkap Jelang Proliga 2026

Kilasbisnis.com, Jakarta - Bank Mandiri resmi meluncurkan skuad lengkap Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) untuk menghadapi kompetisi Proliga 2026 Putri. P
Senin, 05 Jan 2026 09:53 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Berawan Tebal dan Hujan Petir di Jawa Timur

Kilasbisnis.com, Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa
Senin, 05 Jan 2026 09:43 WIB

Hari Terakhir Nataru, KAI Commuter Surabaya Bersiap Hadapi Arus Balik Pekerja

Kilasbisnis.com, Surabaya - KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya mencatat pergerakan penumpang yang signifikan sepanjang masa angkutan Natal dan Tahun Baru