MENU Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB
x kilasbisnis.com skyscraper
x kilasbisnis.com skyscraper

Merdeka Copper Gold Perbarui Estimasi Sumber Daya Gua Macan, Naik Jadi 276 Juta Ton

Kilasbisnis.com, Jakarta  — PT Merdeka Copper Gold Tbk atau Merdeka mengumumkan pembaruan Estimasi Sumber Daya Mineral atau Mineral Resource Estimate (MRE) untuk Proyek Porfiri Tembaga-Emas Gua Macan di kawasan mineral Tujuh Bukit, Jawa Timur.

Proyek Gua Macan berada di dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Bumi Suksesindo (BSI). BSI merupakan salah satu aset pertambangan strategis Merdeka di Jawa Timur.

Merdeka menyebut proyek ini dimiliki sepenuhnya oleh Grup Merdeka melalui entitas anak usahanya. Pembaruan estimasi ini dinilai memperkuat posisi Gua Macan sebagai bagian dari portofolio pertumbuhan jangka panjang tembaga dan emas perseroan.

Estimasi Sumber Daya Mineral terbaru Gua Macan mencapai 276 juta ton (Mt). Sumber daya itu memiliki kadar rata-rata 0,23 gram emas per ton (g/t Au) dan 0,16 persen tembaga (Cu).

Dari estimasi tersebut, Gua Macan mengandung sekitar 2,0 juta ons emas (Moz Au) dan 430 ribu ton tembaga (kt Cu).

Angka ini naik 70 juta ton atau 25 persen dibandingkan Estimasi Sumber Daya Mineral sebelumnya yang diumumkan pada Desember 2025. Kandungan emas juga bertambah 0,40 juta ons, sedangkan tembaga bertambah 103 ribu ton.

Sumber Daya Mineral berkategori Indicated juga hampir dua kali lipat. Jumlahnya naik menjadi 217 juta ton dari sebelumnya 112 juta ton.

Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan konversi sumber daya melalui tambahan 26 lubang diamond drill, serta penyempurnaan model geologi.

“Pembaruan Estimasi Sumber Daya Mineral Gua Macan merupakan tonggak penting lainnya bagi Merdeka dan mencerminkan nilai dari strategi eksplorasi yang kami jalankan. Berawal dari target eksplorasi yang dikembangkan secara internal pada 2023, Gua Macan kini telah berkembang pesat menjadi sumber daya porfiri tembaga-emas yang kaya emas dan signifikan, yang berlokasi di dekat Tambang Emas Tujuh Bukit yang saat ini telah beroperasi,” ujar Albert Saputro, Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk, dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).

Main Porphyry Jadi Zona Utama

Zona Main Porphyry kini menjadi kontributor nilai utama dalam endapan Gua Macan. Zona ini memiliki sumber daya sekitar 110 juta ton dengan kadar 0,36 g/t Au dan 0,23 persen Cu.

Zona tersebut mengandung sekitar 1,3 juta ons emas dan 257 ribu ton tembaga. Meski hanya mencakup sekitar 40 persen dari total tonase Sumber Daya Mineral, Main Porphyry menyumbang sekitar 65 persen kandungan emas dan 60 persen kandungan tembaga di endapan Gua Macan.

Mineralisasi di Gua Macan telah terdefinisi pada area sekitar 1 kilometer x 1 kilometer. Mineralisasi ini membentang dari permukaan hingga kedalaman pengeboran sekitar 600 meter.

Sistem mineralisasi tersebut masih terbuka ke arah kedalaman atau open at depth. Kondisi itu menunjukkan masih adanya potensi penambahan sumber daya seiring berlanjutnya kegiatan eksplorasi dan studi teknis.

Merdeka Siapkan Pengujian Metalurgi

Merdeka juga memperbarui model Net Smelter Return (NSR). Pembaruan ini disebut semakin memperkuat interpretasi geologi.

Model NSR menunjukkan material bernilai ekonomi tertinggi terkonsentrasi pada inti mineralisasi yang lebih dangkal dan berkesinambungan atau coherent core di dalam domain Main Porphyry.

Perseroan berencana melakukan pengujian variabilitas metalurgi secara terarah. Pengujian ini dilakukan untuk mengevaluasi apakah karakteristik tersebut dapat mendukung peningkatan asumsi perolehan logam  dalam studi rekayasa tahap berikutnya.

Albert mengatakan Gua Macan menjadi salah satu bukti kemampuan Merdeka menciptakan nilai melalui eksplorasi.

“Gua Macan menjadi bukti kemampuan Merdeka dalam menciptakan nilai melalui eksplorasi. Pertumbuhan sumber daya yang berkelanjutan, didukung oleh kedekatannya dengan infrastruktur eksisting serta berbagai studi teknis yang terus berjalan, semakin memperkuat posisi proyek ini sebagai salah satu pendorong pertumbuhan jangka panjang yang penting dalam portofolio tembaga dan emas Merdeka,” kata Albert.

Ia menambahkan, pengembangan Gua Macan ke depan tidak hanya bertumpu pada aspek teknis, tetapi juga dukungan masyarakat setempat.

“Walaupun Gua Macan menghadirkan peluang pertumbuhan jangka panjang yang menarik, kami juga menyadari bahwa pengembangan proyek yang sukses tidak hanya bergantung pada keunggulan teknis tetapi juga pada mendapatkan dan mempertahankan kepercayaan dan dukungan dari masyarakat setempat. Setiap perkembangan di masa depan akan dipandu oleh perencanaan yang bertanggung jawab, dialog yang transparan, dan komitmen untuk menciptakan nilai bersama jangka panjang,” tutup Albert. (*)

Berita Terbaru
Minggu, 19 Jul 2026 23:15 WIB

Penutupan JCFF 2026 Catat Komitmen Pembiayaan Rp20 Miliar

Bank Indonesia Jawa Timur menempatkan Java Coffee & Flavors Fest (JCFF) 2026 sebagai ruang kolaborasi ekosistem kopi, teh, cokelat, rempah, dan produk unggulan
Minggu, 19 Jul 2026 13:14 WIB

Buka Peluang Ekspor Baru, Business Matching JCFF 2026 Pertemukan Kopi Ijen dengan Buyer Yordania

Kilasbisnis.com, Surabaya -  Upaya mendorong komoditas kopi lokal menuju panggung dunia terus digencarkan. Bank Indonesia resmi menggelar sesi business
Sabtu, 18 Jul 2026 22:56 WIB

Permintaan Kopi Indonesia Menguat, Eksportir Tekankan Kepastian Stok bagi Buyer Global

Kilasbisnis.com, Surabaya - Minat pasar internasional terhadap kopi Indonesia terus tumbuh, seiring tingginya apresiasi buyer terhadap keragaman jenis,
Sabtu, 18 Jul 2026 00:30 WIB

Tren Teh Artisan Muncul Kuat di JCFF 2026, UMKM Ikut Unjuk Gigi

Kilasbisnis.com, Surabaya - Gelaran JCFF 2026 kembali menarik perhatian publik dengan hadirnya beragam minuman berbasis tanaman, termasuk teh artisan yang
Jumat, 17 Jul 2026 23:55 WIB

JCFF 2026 Dorong UMKM Kopi & Rempah Masuk Era Pembiayaan Hijau

Kilasbisnis.com, Surabaya - Business Coaching Pembiayaan dalam rangka Java Coffee & Flavor Fest (JCFF) 2026 kembali menegaskan arah baru pertumbuhan UMKM
Jumat, 17 Jul 2026 16:02 WIB

DPR Apresiasi BNI Laporkan Dugaan KUR Fiktif di Jember

Kilasbisnis.com, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian, mengapresiasi langkah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau