Kilasbisnis.com, Boyolali — Setelah tiga tahun rutin menyambangi pabrik Bogasari di Jakarta Utara, impian SMK Muhammadiyah 4 Boyolali, Jawa Tengah, akhirnya terwujud. Selama dua hari, Senin–Selasa (2–3 November 2026), sekolah kejuruan ini kedatangan baker profesional dari Bogasari Baking Center (BBC) Semarang untuk memberikan pelatihan intensif melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk "Bogasari Mengajar".
Kepala SMK Muhammadiyah 4 Boyolali, Suprap, menyampaikan rasa bangga atas kehadiran program yang telah berjalan lebih dari seperempat abad ini. Ia menyebut sekolahnya sebagai pionir di Jawa Tengah yang mendapat kesempatan langsung disambangi industri terigu terbesar di Indonesia tersebut.
"Ini ilmu yang sangat berharga bagi siswa dan guru kuliner, dan pastinya wajib disebarluaskan kepada siswa lainnya," ujar Suprap, Selasa (2/12/2026).
Kombinasi Teori dan Praktik
Dalam pelatihan ini, sebanyak 34 siswa kelas XI, 16 siswa kelas X, serta tiga guru jurusan kuliner tidak hanya dibekali praktik langsung, tetapi juga pemahaman ilmiah seputar pengolahan gandum hingga menjadi tepung terigu.
Baker BBC Semarang, Imam Nurmansyah, memandu langsung pembuatan empat menu andalan:
Choux Paste,Swiss Roll,Pisang Bolen Bandung,Soft Cookies Monster
Salah seorang siswi kelas XI Kuliner, Askia Qiraina Setyani Putri, mengaku sangat menikmati jalannya pelatihan. "Cara pengajarannya menarik dan mudah dipahami. Apalagi diajarkan teknik pembuatan pound cake, sponge cake, hingga chiffone cake. Seru dan menyenangkan!" ungkapnya.
Dorong Mental Kewirausahaan
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri, Shirot Amin, berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada program guru tamu. Ia mendorong adanya kelanjutan kerja sama berupa program magang siswa dan guru—baik di fasilitas Bogasari maupun di jaringan UKM mitra.
Shirot juga berharap dukungan keilmuan Bogasari dapat mendongkrak kualitas produksi kue kering sekolah yang telah berjalan dua tahun terakhir, di mana ratusan siswa dilibatkan langsung dalam proses produksi hingga pemasaran.
Menanggapi hal tersebut, Manajer Pemasaran Bogasari wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, Edward Sopaheluwakan, menegaskan komitmen perusahaannya dalam dunia pendidikan. Pria yang akrab disapa Edo ini berharap para lulusan SMK tidak hanya siap terjun ke dunia kerja, tetapi juga bermental wirausaha.
"Kalaupun nanti melanjutkan kuliah di bidang tata boga, mereka sudah memiliki bekal yang matang. Bogasari berkomitmen untuk terus tumbuh bersama dunia pendidikan," pungkas Edo.
Editor : Redaksi