Kilasbisnis.com,Jakarta – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Brantas kembali memperkuat upaya pelestarian penyu di Pantai Serang, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dengan menambah fasilitas konservasi bagi Kelompok Konservasi Penyu Segoro Lestari.(30/6)
Dukungan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang telah dijalankan sejak Agustus 2024 untuk mendukung perlindungan penyu sekaligus meningkatkan kapasitas edukasi lingkungan di kawasan konservasi.
Baca juga: EMAS Produksi 1.818 Ounce Emas pada Kuartal I 2026
Pada Senin (22/6), PLN NP UP Brantas menyerahkan secara simbolis sejumlah sarana konservasi, antara lain peremajaan kawasan konservasi, pembangunan bak inkubasi telur penyu baru, serta perangkat audio untuk mendukung kegiatan edukasi kepada masyarakat dan pengunjung.
Penambahan fasilitas ini dinilai penting karena jumlah telur penyu yang berhasil diamankan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, sementara kapasitas bak inkubasi yang tersedia sebelumnya mulai terbatas. Kehadiran fasilitas baru diharapkan dapat meningkatkan tingkat keberhasilan penetasan sekaligus memperbesar peluang lebih banyak tukik kembali ke habitat alaminya.
Sebelumnya, melalui program TJSL, PLN NP telah membangun berbagai fasilitas konservasi di kawasan tersebut, seperti pagar kawasan, bak inkubasi telur, kolam karantina tukik, tribun edukasi, rumah singgah, serta melengkapi sarana edukasi berupa proyektor, speaker, telepon genggam, dan perlengkapan kegiatan konservasi. Perusahaan juga memberikan pelatihan ecobatik sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, mengatakan konservasi penyu merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan keanekaragaman hayati.
"Setiap tukik yang berhasil menetas dan kembali ke laut membawa harapan bagi keberlangsungan ekosistem pesisir kita. Karena itu, PLN Nusantara Power tidak hanya ingin hadir sebagai perusahaan penyedia energi, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Melalui kolaborasi bersama komunitas dan masyarakat lokal, kami ingin memastikan bahwa warisan alam Indonesia tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang," ujar Ruly.
Baca juga: Kokola Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026, Luncurkan Varian Eksklusif Cookie Land
Ketua Kelompok Konservasi Penyu Segoro Lestari, Sardi, mengatakan bantuan tersebut membantu relawan menghadapi musim penyu bertelur yang saat ini sedang berlangsung.
"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan kepada kelompok konservasi. Bantuan ini sangat membantu kami dalam menghadapi musim penyu bertelur yang saat ini sedang berlangsung," katanya.
Humas dan Publikasi Kelompok Konservasi Penyu Segoro Lestari, Impron Rosadi, menambahkan konservasi yang dilakukan kelompoknya tidak hanya berfokus pada penyelamatan telur penyu dan pelepasliaran tukik, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
"Setiap tahun kami menerima kunjungan dari pelajar, mahasiswa, komunitas hingga wisatawan yang ingin belajar tentang konservasi penyu. Bantuan perangkat audio ini akan sangat membantu kami dalam menyampaikan materi edukasi kepada pengunjung sehingga informasi yang diberikan dapat diterima dengan lebih baik. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menjaga penyu dan ekosistem pesisir sebagai bagian dari warisan alam yang harus dilestarikan bersama," ujarnya.
Baca juga: PLN Nusantara Power Raih Penghargaan Presiden atas Inovasi Co-Firing Biomassa
PLN NP bersama Kelompok Konservasi Penyu Segoro Lestari sebelumnya juga menggelar kegiatan pelepasan tukik pada Agustus 2025 yang diawali dengan sesi edukasi Turtle Talk. Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan peran penyu dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut kepada masyarakat.
Komitmen perusahaan terhadap konservasi penyu juga dijalankan di sejumlah wilayah lain. Melalui UP Pacitan, PLN NP mendukung program konservasi penyu sejak 2016 di Pantai Taman, Pantai Kili-Kili, dan Pantai Pancer bersama kelompok binaan serta komunitas lokal.
Melalui kolaborasi dengan masyarakat dan komunitas konservasi, PLN Nusantara Power berharap upaya pelestarian penyu dapat terus berlanjut sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga ekosistem pesisir dan keanekaragaman hayati Indonesia.
Editor : Redaksi