Kilasbisnis.com,Surabaya — Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja dadakan ke Kota Surabaya, Minggu (8/2). Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau langsung Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TP3R) Sumberejo, Kecamatan Benowo.
Kunjungan dilakukan tanpa agenda seremonial maupun sambutan resmi. Menteri Lingkungan Hidup RI didampingi Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Jawa, Eduward Hutapea, S.Si., serta Kepala Bidang Wilayah III Pusdal LH Jawa, Gatut Panggah Prasetyo, S.P., M.Sc., bersama jajaran terkait.
Rombongan meninjau proses pengelolaan sampah di TP3R Sumberejo, mulai dari tahap pemilahan hingga pengolahan.
Di sela peninjauan, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan apresiasi terhadap pengelolaan sampah di Kota Surabaya.
“Saya mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam pengelolaan sampah. Terima kasih kepada Wali Kota Surabaya dan seluruh jajaran yang telah bekerja konsisten di lapangan,” ujar Hanif Faisol di lokasi.
Ia juga mengapresiasi konsistensi Surabaya dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta melibatkan partisipasi masyarakat.
Menurut Hanif, model pengelolaan sampah yang diterapkan Surabaya layak dijadikan percontohan bagi daerah lain di Indonesia, khususnya kota-kota besar yang menghadapi tantangan pengelolaan sampah perkotaan.
“Apa yang dilakukan Surabaya ini membuktikan bahwa target nasional pengurangan sampah dapat dicapai jika pemerintah daerah serius, konsisten, dan didukung regulasi yang jelas. Kami mendorong daerah lain untuk belajar langsung dari Surabaya,” katanya.
Usai meninjau TP3R Sumberejo, Menteri Lingkungan Hidup RI melanjutkan kunjungan kerja ke sejumlah lokasi lain di Jawa Timur.
Adapun rute kunjungan meliputi TP3R Sumberejo Benowo, Kampung Pancasila Wonokromo, Pasar Wonokromo, serta kawasan Lumpur Lapindo di Pasuruan.
Editor : Redaksi