Kilasbisnis.com, Surabaya - PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melampaui target kinerja lingkungan dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2025 dengan capaian beyond compliance sebesar 114%.
Capaian tersebut ditunjukkan melalui perolehan 16 unit PROPER Hijau dan Emas, melampaui target internal perusahaan. Dari jumlah tersebut, empat unit berhasil meraih PROPER Emas, yakni PLTGU Muara Tawar, PLTGU Muara Karang, PLTA Cirata, dan PLTG Gresik.
Dengan tambahan tersebut, total raihan PROPER Emas PLN NP mencapai 26 sejak 2017, memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu acuan dalam praktik pengelolaan lingkungan di sektor pembangkitan listrik nasional.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil implementasi strategi terintegrasi berbasis prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, governance/ESG).
“PLN Nusantara Power berkomitmen menjadi green leader di sektor pembangkitan. Beyond compliance PROPER ini adalah refleksi dari strategi kami dalam mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) ke dalam setiap lini bisnis,” ujarnya.
Ia menambahkan, pencapaian PROPER Emas tidak hanya ditentukan oleh kinerja lingkungan, tetapi juga inovasi sosial yang memberikan nilai tambah berkelanjutan serta mendukung target Net Zero Emissions (NZE).
Apresiasi terhadap capaian tersebut juga disampaikan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq. Ia menilai praktik beyond compliance berkontribusi pada efisiensi sumber daya, pengendalian pencemaran, serta penguatan ekonomi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada perusahaan yang telah melampaui kepatuhan. Beyond compliance yang dilakukan berkontribusi nyata dalam efisiensi sumber daya, pencegahan pencemaran, serta mendorong kegiatan yang mampu membangun ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Capaian PROPER 2025 ini mempertegas peran PLN Nusantara Power dalam mendorong transformasi industri energi menuju praktik yang lebih bersih, inovatif, dan berkelanjutan. (*)
Editor : Sekar Arum Catur