Kilasbisnis.com, Surabaya — Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto mempertemukan perwakilan Aremania dan Bonek dalam audiensi di Mapolda Jatim, Rabu (8/4), menjelang laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat rekonsiliasi suporter sekaligus memastikan pertandingan berlangsung aman dan kondusif.
Nanang mengapresiasi kehadiran kedua kelompok suporter yang dinilai menunjukkan itikad baik untuk membangun komunikasi positif.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan suporter dalam rangka menjalin silaturahmi dengan Polda Jawa Timur. Kita semua berharap setiap pertandingan sepak bola di Jawa Timur ke depan dapat berjalan suportif dan aman,” ujar Nanang.
Ia menekankan pentingnya mengubah stigma negatif sepak bola menjadi tontonan yang aman dan menghibur, terutama setelah Tragedi Kanjuruhan. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan komitmen bersama seluruh pihak, termasuk suporter.
Polda Jatim, kata dia, juga telah menyiapkan pengamanan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan preventif guna mengantisipasi potensi gesekan.
“Saya tekankan kepada seluruh suporter agar menjunjung tinggi sportivitas dan tidak membawa rivalitas di luar lapangan,” ucapnya.
Nanang menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola perlu diimbangi dengan penyelenggaraan yang profesional agar berdampak positif terhadap perekonomian daerah.
Sementara itu, perwakilan Bonek, Rafika, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Bonek dan Aremania siap menjaga stabilitas kamtibmas di Jawa Timur. Kami sepakat tidak ada lagi rivalitas di luar lapangan,” katanya.
Hal serupa disampaikan perwakilan Aremania, Gozali, yang menegaskan komitmen untuk bangkit dan membangun sinergi.
“Aremania ingin bangkit dari trauma. Kami berkomitmen menjaga kondusivitas dan siap mengawal perjalanan tim Persebaya menuju Malang,” ujarnya.
Audiensi ini menjadi simbol upaya meredam rivalitas suporter dan mendorong terciptanya iklim sepak bola Jawa Timur yang aman dan tertib.
Editor : Redaksi