Kilasbisnis.com, Surabaya — Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) memperkuat sinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Langkah strategis ini mengemuka dalam rangkaian East Java Investment Forum (EJIF) ke-3 serta pembukaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 di Exhibition Hall Grand City, Surabaya.
Forum investasi yang berlangsung dari 30 September hingga 4 Oktober 2026 ini mencatatkan pencapaian signifikan. Sebanyak 11 proyek senilai Rp2,4 triliun resmi mengikat kontrak kerja sama konkret, sementara transaksi CASH invest mencapai Rp7,1 miliar. Capaian ini menunjukkan optimisme investor terhadap iklim bisnis di Jawa Timur.
Poin Utama Capaian Ekonomi Jawa Timur
Pertumbuhan Ekonomi Kuat: Perekonomian Jawa Timur tumbuh di angka 5,84%, melampaui rata-rata nasional yang berada di kisaran 5,11%.
Inflasi Terkendali: Tingkat inflasi per 1 Oktober 2026 terjaga di level 3,33%, masih dalam koridor target yang sehat.
Proyek Siap Tawar (IPRO): EJIF menawarkan 28 proyek investasi Ready to Offer dengan total potensi mencapai Rp73,77 triliun, mencakup aset pemerintah daerah, kawasan industri, dan kawasan ekonomi khusus (KEK).
Literasi dan Inklusi Keuangan: Indeks literasi keuangan masyarakat Jatim tercatat sebesar 72,87% (di atas rata-rata nasional 69,57%), sementara indeks inklusi keuangan berada di angka 91,86%. OJK terus berupaya mempersempit kesenjangan (gap) guna menekan risiko investasi bodoh dan judi online.
Sambut Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur
Menyongsong Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang jatuh pada 12 Oktober mendatang, pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat serta para kepala daerah—mulai dari bupati hingga wali kota—untuk menyemarakkan momen ini dengan berbagai kegiatan yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
Perayaan tahun ini difokuskan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, mengoptimalkan lima koridor regional, serta memperluas akses keuangan seluas-luasnya melalui "Pojok Keuangan Rakyat" demi mewujudkan masyarakat Jatim yang semakin maju dan sejahtera.
Editor : Redaksi