Kilasbisnis.com,Lumajang - Akses Jembatan Besuk Kobokan yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang diselimuti asap tebal, Senin (24/11). Kondisi ini membuat jarak pandang pengendara menurun drastis. Petugas gabungan dari Polda Jatim dan Polres Lumajang pun disiagakan untuk mengatur lalu lintas dan memberlakukan sistem buka-tutup jalan.
Aktivitas Gunung Semeru yang fluktuatif disebut menjadi penyebab munculnya kepulan asap dan debu pekat yang menutup jalur tersebut. Pada Senin sore, kawasan jembatan mendadak gelap akibat asap yang terus bergerak mengikuti arah angin.
Baca juga: Pasca Erupsi Semeru,Polisi Bersihkan Lahar Dingin dan Bantu Warga Selamatkan Barang berharga
Petugas yang berjaga memberi peringatan kepada para pengendara untuk menepi atau menunda perjalanan. Ketebalan asap dan debu membuat mereka terpaksa melakukan buka-tutup jalan demi meminimalkan risiko kecelakaan.
Baca juga: BI Dorong Digitalisasi Transaksi Ritel Lewat Program Mall Siap QRIS TAP
Sejumlah pengendara yang tetap nekat melintas mengalami gangguan penglihatan akibat iritasi mata dan harus mendapatkan pertolongan pertama dari aparat kepolisian di lokasi.
Editor : Redaksi