x kilasbisnis.com skyscraper
x kilasbisnis.com skyscraper

Kredit UMKM Jatim Capai 37,75%, OJK Fokus Pemerataan di Daerah Tertinggal

Kilasbisnis.com, Surabaya - Pemerataan pembiayaan dan penguatan UMKM di Jawa Timur terus menjadi perhatian utama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur.

Kepala OJK Jatim, Yunita Linda Sari, menegaskan bahwa akses pembiayaan kini semakin merata, bahkan di wilayah dengan kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) rendah.

Upaya ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di seluruh penjuru provinsi.

Sektor UMKM tetap menjadi prioritas dalam penyaluran kredit perbankan di Jawa Timur. Hingga September 2025, porsi kredit UMKM tercatat mencapai 37,75�ri total penyaluran kredit.

Meski penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sempat mengalami perlambatan, OJK memastikan kualitas kredit tetap terkendali.

“UMKM adalah motor penggerak ekonomi daerah. Kami terus berupaya memperluas akses pembiayaan agar pelaku usaha mikro dan kecil semakin mudah mendapatkan modal,” ujar Yunita Linda Sari pada media, Selasa (18/10/2025) di Surabaya.

Implementasi Peraturan OJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan bagi UMKM menjadi instrumen penting dalam mempercepat perluasan akses pembiayaan.

Regulasi ini mendorong perbankan dan lembaga keuangan untuk menghadirkan proses pembiayaan yang lebih sederhana, cepat, dan terjangkau bagi pelaku UMKM.

Yunita menambahkan, melalui POJK 19/2025, OJK ingin memastikan pelaku UMKM di seluruh Jawa Timur dapat menikmati fasilitas pembiayaan yang mudah dan efisien, sehingga mereka bisa fokus mengembangkan usaha.

OJK Jatim mencatat adanya perbaikan akses pembiayaan di sejumlah wilayah dengan kontribusi ekonomi yang sebelumnya rendah.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

“Kami melihat tren positif di daerah-daerah yang selama ini sulit mendapatkan akses pembiayaan. Ini menjadi bukti komitmen OJK dalam mendorong inklusi keuangan di Jawa Timur,” tegas Yunita.

 

Berita Terbaru
Rabu, 19 Nov 2025 18:20 WIB

KPPTI 2025 Dorong Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Sinergi Kebijakan Pendidikan Nasional

Kilasbisnis.com, Surabaya -  Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2025 menjadi ajang strategis bagi penguatan kolaborasi antarperguruan tinggi
Senin, 17 Nov 2025 15:30 WIB

Antusiasme Tinggi, KPPTI 2025 di Surabaya Siap Jadi Magnet Kolaborasi Pendidikan Nasional

Kilasbisnis.com, Surabaya – Antusiasme perguruan tinggi di seluruh Indonesia terhadap Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2025 terus m
Senin, 17 Nov 2025 15:06 WIB

Operasi Zebra Semeru 2025 Resmi Dimulai,Polda Jatim Fokus Disiplin Berlalu Lintas dan Fatalitas Kecelaka

Kilasbisnis.com, Surabaya – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur resmi menggelar Operasi Zebra Semeru 2025, sebagai bagian dari rangkaian persiapan m
Minggu, 16 Nov 2025 14:12 WIB

Mahasiswa UNESA Ikuti Bright Camp 2025, Pelatihan Mitigasi Risiko Kekerasan di Kampus

Kilasbisnis.com, Surabaya - Sebanyak 34 mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mengikuti kegiatan Bright Camp 2025 yang digelar Direktorat Pencegahan
Rabu, 12 Nov 2025 21:54 WIB

Produksi Nikel Melonjak, MBMA Jadi Motor Baru Pertumbuhan Merdeka Copper Gold

Kilasbisnis.com, Jakarta - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) terus memperkuat posisinya di sektor nikel melalui anak usahanya, PT Merdeka Battery Materials Tbk
Selasa, 11 Nov 2025 21:47 WIB

ABMI Nganjuk Laporkan Dugaan Impor Bawang Bombay Ilegal dari India ke Kapolri  

Kilasbisnis.com, Nganjuk — Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) Kabupaten Nganjuk melayangkan surat aduan resmi kepada Kapolri terkait dugaan pelanggaran i