kilasbisnis.com, Surabaya – Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menerapkan empat klaster penanganan arus lalu lintas guna mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kebijakan tersebut disampaikan Agus saat mengunjungi para pengemudi ojek online (ojol) di Posko Ojol Kamtibmas, Jalan Raya Darmo, Wonokromo, Surabaya, Senin (15/12) malam.
Baca juga: Unesa Siapkan Paket Sarapan Gratis untuk Peserta UAS
Agus menegaskan Polri bersama seluruh pemangku kepentingan telah menyiapkan skema pengamanan terpadu selama periode Nataru. Penanganan lalu lintas dibagi ke dalam empat klaster utama, yakni jalan tol dan arteri, penyeberangan, rumah ibadah, serta kawasan wisata.
“Untuk jalan tol dan arteri tentu ada potensi kenaikan arus. Namun, skenario cara bertindak sudah kami siapkan,” ujar Agus.
Sejumlah rekayasa lalu lintas juga telah disiapkan untuk mendukung kelancaran arus kendaraan, di antaranya pemberlakuan contra flow dan one way yang akan diterapkan secara situasional. Kebijakan tersebut akan dikoordinasikan dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur dan Polrestabes Surabaya guna mengurai kepadatan lalu lintas di wilayah Surabaya Raya.
Selain jalur darat, Korlantas Polri juga memberi perhatian khusus pada jalur laut, terutama pascainsiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali pada 2 Juli lalu yang menewaskan belasan orang.
Baca juga: TPS Fokus Menjaga Keandalan Operasional Pelabuhan
“Rencananya bersama Menteri Perhubungan kami akan melakukan survei jalur darat dari Surabaya hingga Banyuwangi. Saya ingin melihat langsung mekanisme manajemen penyeberangan dari Gilimanuk ke Ketapang,” kata mantan Wakapolda Jawa Tengah itu.
Pengamanan rumah ibadah juga menjadi fokus selama perayaan Natal. Korlantas Polri bersama instansi terkait akan mengawal jalannya ibadah agar berlangsung aman dan khidmat. Sementara itu, kawasan wisata di Jawa Timur turut mendapat perhatian, terutama daerah tujuan utama seperti Batu dan Malang.
“Jalur menuju kawasan wisata sudah dipersiapkan, begitu juga lokasi-lokasi wisatanya untuk pengamanan,” ujarnya.
Baca juga: Kapolda Jatim Bentuk Satgas Premanisme, Tertibkan 7 Sasaran Jelang Nataru 2025
Kunjungan Agus ke Surabaya juga dirangkai dengan pendirian Posko Ojol Kamtibmas. Posko tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan keamanan dan kewaspadaan berkendara di jalan raya, sekaligus memperkuat sinergi antara pengemudi ojek online dan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Posko Ojol Kamtibmas di Jalan Raya Darmo dilengkapi layanan panggilan darurat sebagai sarana komunikasi cepat antara pengemudi dan kepolisian.
Editor : Redaksi