Kilasbisnis.com,Surabaya – Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pasma Royce mengumumkan update kondisi terkait erupsi Gunung Semeru yang melanda wilayah Pronojiwo dan Lumajang beberapa hari belakangan. Menurutnya, kejadian ini menjadi kepedulian bersama, dan semuanya diminta untuk mendoakan kesembuhan saudara-saudara yang terkena dampak.
"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa akibat erupsi ini. Namun, tercatat 3 orang mengalami luka berat dan 17 orang luka ringan," ujar Brigjen Pasma kepada awak media saat ditemui di Mapolda Jatim, Jumat (21/11/2025).
Data terbaru menunjukkan jumlah pengungsi mencapai 406 jiwa, yang terbagi dua di dua posko. Sebanyak 214 orang berada di Posko SD 04 Supiturang, sedangkan 188 orang lainnya berada di Posko SMP Pronojiwo. Di antara pengungsi tersebut, terdapat 49 orang lansia, anak-anak, dan balita.
Untuk menanggapi kebutuhan, Polda Jatim melaksanakan kegiatan "Polda Jatim Peduli" dengan mengirimkan bantuan kemanusian. "PKLRI harus bergerak cepat membantu masyarakat saat bencana terjadi, seperti yang disampaikan oleh Pimpinan Polri," jelasnya.
Sebanyak 5 truk bantuan akan segera diberangkatkan, yang berisi makanan siap saji, minuman, selimut, sarung, pampers, peralatan mandi, serta pakaian dewasa dan anak-anak. Bantuan akan diprioritaskan untuk Posko SD 04 Supiturang mengingat jumlah balita yang cukup tinggi di lokasi tersebut.
Selain itu, akan dikirimkan 450 selimut khusus untuk lansia di SMP 2 Pronojiwo dan 300 paket makanan ringan untuk kedua posko. Truk bantuan akan dikeluarkan oleh Pompin Karoops dan Dirsamapta, kemudian langsung menuju Polsek Pronojiwo untuk diterima oleh Kapolres sebelum dibagikan ke warga terdampak.
"Perlu diperhatikan oleh rekan-rekan yang mengawal, pastikan perjalanan berjalan lancar dan tertib sehingga niat kita bisa terwujud dengan baik," tegas Wakapolda.
ChatGPT bilang:
Berikut naskah yang telah disunting dengan gaya bahasa cepat, cermat, dan naratif (CCN Indonesia):
Tidak Ada Korban Jiwa Erupsi Semeru, Polda Jatim Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Posko Pengungsian
selalu.id – Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pasma Royce menyampaikan perkembangan terbaru terkait erupsi Gunung Semeru yang melanda wilayah Pronojiwo dan Lumajang dalam beberapa hari terakhir. Ia menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian bersama, dan mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para warga yang terdampak.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, tercatat tiga warga mengalami luka berat dan 17 lainnya luka ringan,” ujar Brigjen Pasma kepada media di Mapolda Jatim, Jumat (21/11/2025).
Data terkini menunjukkan jumlah pengungsi mencapai 406 jiwa yang tersebar di dua posko. Sebanyak 214 pengungsi berada di Posko SD 04 Supiturang, sementara 188 lainnya di Posko SMP Pronojiwo. Dari total pengungsi tersebut, terdapat 49 kelompok rentan yang terdiri atas lansia, anak-anak, dan balita.
Untuk memenuhi kebutuhan para penyintas, Polda Jatim menggelar program “Polda Jatim Peduli” dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan. “PKLRI harus sigap membantu masyarakat ketika bencana terjadi, seperti yang selalu ditekankan oleh Pimpinan Polri,” jelasnya.
Sebanyak lima truk bantuan diberangkatkan, membawa makanan siap saji, minuman, selimut, sarung, popok bayi, perlengkapan mandi, serta pakaian dewasa dan anak-anak. Bantuan difokuskan ke Posko SD 04 Supiturang mengingat jumlah balita yang cukup banyak.
Selain itu, turut dikirim 450 selimut khusus untuk lansia di SMP 2 Pronojiwo dan 300 paket makanan ringan untuk kedua posko. Truk bantuan dilepas oleh Pompin Karoops dan Dirsamapta, lalu diarahkan ke Polsek Pronojiwo untuk diserahkan kepada Kapolres sebelum didistribusikan kepada warga terdampak.
“Untuk rekan-rekan yang bertugas mengawal, pastikan perjalanan aman dan tertib agar bantuan ini sampai tepat sasaran,” tegas Wakapolda.
Editor : Redaksi