MENU Sabtu, 30 Agu 2025 05:31 WIB
x kilasbisnis.com skyscraper
x kilasbisnis.com skyscraper

Komitmen Pemerintah Prabowo Subianto dalam Program Perumahan: Stimulus Ekonomi Melalui Program 3 Juta Rumah

Kilasbisnis.com,Surabaya - Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim S. Djojohadikusumo, menegaskan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam sektor perumahan melalui program ambisius penyediaan tiga juta rumah setiap tahunnya. Program ini tidak hanya bertujuan untuk menyediakan hunian bagi masyarakat, tetapi juga bertindak sebagai stimulus bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam keynote speech yang disampaikan di acara ESG Sustainability Forum 2025 yang diselenggarakan oleh CNBC Indonesia di Menara Bank Mega, Hashim menjelaskan bahwa terdapat komitmen nyata dari pemerintah Qatar dan pihak swasta Qatar untuk membiayai pembangunan antara empat sampai enam juta unit rumah. Selain itu, pertemuan dengan Menteri Energi dan Perindustrian Uni Emirat Arab juga menghasilkan komitmen untuk satu juta unit rumah, dan kemungkinan lebih. Komitmen tersebut juga mencakup partisipasi dari negara-negara lain seperti Cina, Turki, India, dan Singapura.

"Dari sektor perumahan, kami melihat adanya dampak positif terhadap 185 bidang ekonomi lainnya, termasuk industri semen, yang akan meningkat karena program ini," kata Hashim.

Hashim S. Djojohadikusumo, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, menambahkan bahwa program tiga juta rumah setiap tahun diharapkan dapat membantu sektor semen domestik mengatasi masalah oversupply yang saat ini dihadapi. "Selama kepemimpinan Pak Prabowo, program ini akan terus berlanjut," ungkapnya.

Di tengah membangunnya sektor perumahan, ia juga mengingatkan pelaku industri untuk tetap memperhatikan aspek lingkungan. "Bisnis pasti memiliki dampak terhadap lingkungan, seperti emisi yang dihasilkan oleh pabrik semen. Kami perlu menjaga keseimbangan di sini," tegas Hashim.

Dalam acara yang sama, Direktur Utama Semen Indonesia Group (SIG), Donny Arsal, juga berbicara dan menegaskan pentingnya menjalankan praktik bisnis berkelanjutan berdasarkan pilar-pilar keberlanjutan. Diharapkan, melalui kolaborasi antara pemerintah dan sektor industri, program perumahan ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Dengan langkah strategis ini, pemerintah berharap dapat mendorong perekonomian nasional serta menyediakan hunian yang layak bagi warga negara Indonesia.

Berita Terbaru
Senin, 04 Agu 2025 17:05 WIB

Polda Jatim Bongkar Produksi Beras Oplosan di Sidoarjo,12,5 Ton Disita

Kilasbisnis.com,Sidoarjo – Polda Jawa Timur melalui Satgas pangan Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap praktik produksi beras premium tidak sesuai standar m
Minggu, 03 Agu 2025 09:04 WIB

Artsub 2025: Ketika Monsinyur Didik Menikmati Seni, Surabaya Jadi Lebih Hangat

Kilasbisnis.com, Surabaya - Sabtu sore, Balai Pemuda Surabaya mendadak lebih ramai dari biasanya. Bukan karena ada konser dangdut atau bazar kuliner, melainkan
Minggu, 03 Agu 2025 08:59 WIB

Artsub 2025 Resmi Dibuka, Giring Ganesha Optimistis Surabaya Jadi Episentrum Seni Rupa

Kilasbisnis.com, Surabaya - Pameran seni rupa kontemporer Artsub 2025 resmi dibuka di kompleks Balai Pemuda Surabaya, Sabtu sore, 2 Agustus 2025. Wakil Menteri
Sabtu, 02 Agu 2025 13:44 WIB

Pertamina Patra Niaga Gelar UMK Academy 2025, Dorong UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kilasbisnis.con, - Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus kembali menggelar program UMK Academy 2025 sebagai upaya mendorong pelaku Usaha Mikro dan Kecil
Jumat, 01 Agu 2025 15:33 WIB

Pengadilan Tetapkan PT KAI Daop 8 Surabaya sebagai Pemilik Sah Rumah di Jalan Penataran No. 7

KILASBISNIS, SURABAYA -  PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyambut baik putusan Pengadilan Negeri Surabaya yang menyatakan aset
Jumat, 01 Agu 2025 15:27 WIB

SIG Jaga Profitabilitas Semester I 2025 Lewat Efisiensi dan Lonjakan Ekspor

KILASBISNIS, Jakarta - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG berhasil menjaga profitabilitas di tengah tantangan pasar domestik sepanjang semester I 2025.