MENU Sabtu, 30 Agu 2025 19:26 WIB
x kilasbisnis.com skyscraper
x kilasbisnis.com skyscraper

Fast Fashion: Tantangan Lingkungan dan Harapan Keberlanjutan dalam Industri Mode di Indonesia

Kilasbisnis.com, Surabaya - Fast fashion, sebuah fenomena tak terhindarkan yang telah merajai dunia industri mode, telah mengubah cara kita memandang dan mengonsumsi pakaian. Dengan menawarkan desain terbaru yang selalu mengikuti tren masa kini dan harga yang terjangkau, fast fashion telah merevolusi cara konsumen memperoleh pakaian. Namun, di balik kilauan glamor dan kemudahan ini, muncul dampak yang cukup serius terhadap lingkungan dan masyarakat yang terlibat dalam rantai produksinya. Mari kita kupas lebih dalam tentang fenomena fast fashion, tantangan lingkungan yang dihadapinya, dan harapan menjaga keberlanjutan di industri mode, khususnya di Indonesia.

Industri fast fashion, dengan konsep pakaian modis dan terjangkau yang selalu mengikuti tren terbaru, tumbuh pesat di Indonesia. Merek-merek lokal dan internasional bersaing untuk menawarkan koleksi terbaru dalam waktu singkat. Namun, di balik popularitasnya, fast fashion membawa tantangan lingkungan yang signifikan.

Aktivis lingkungan, seperti Hanie Ismail dari Nol Sampah Surabaya, menekankan pentingnya kesadaran produsen dan konsumen dalam industri fashion. Menurutnya, produsen harus mulai memikirkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan kesehatan pekerja.

"Inovasi dan produk yang berkelanjutan perlu diperhatikan untuk lingkungan yang lebih sehat. Perubahan pola konsumsi dan produksi dalam industri fashion menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan lingkungan," ujarnya.

Konsumen diharapkan untuk berbelanja secara bijak dengan memilih produk lokal yang ramah lingkungan serta pakaian yang timeless dan tahan lama. Selain itu, mendaur ulang pakaian lama dan memperbaikinya daripada membuangnya, serta mengurangi perilaku konsumtif, juga menjadi langkah penting untuk mendukung lingkungan yang lebih baik. Pentingnya kerjasama antara pemerintah dan pelaku industri dalam menciptakan regulasi dan inovasi guna mendukung moda yang berkelanjutan di masa depan tidak bisa diabaikan. Semua langkah ini diharapkan dapat membantu meminimalisir dampak negatif fast fashion dan menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.

Beberapa Ciri Khas dan Dampak Lingkungan dari Fast Fashion

Ada empat ciri khas yang membedakan produk fast fashion:- Terdiri dari beragam model yang selalu mengikuti tren terkini.- Model fashion berganti dengan cepat.- Diproduksi di negara-negara Asia dan berkembang, dengan upah rendah dan minim jaminan kerja, termasuk di Indonesia.- Menggunakan bahan baku berkualitas rendah dan tidak tahan lama.

Industri fast fashion memberikan dampak negatif terhadap lingkungan dan manusia:- Penggunaan pewarna tekstil berbahaya yang mencemari air dan berdampak buruk pada kesehatan manusia.- Penggunaan poliester, bahan baku yang sulit terurai dan meningkatkan polusi mikroplastik.- Pertanian katun yang menggunakan pestisida berlebihan, merugikan kesehatan pekerja dan lingkungan.- Pemakaian kulit binatang dan zat kimia yang merugikan, mengancam populasi hewan dan lingkungan.

Berita Terbaru
Selasa, 05 Agu 2025 15:11 WIB

Polda Jatim Bongkar Praktik Ilegal Pemindahan Gas LPG Subsidi, Pelaku Raup Untung Rp160 Juta

Kilasbisnis.com,Surabaya - Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) kembali berhasil membongkar praktik ilegal
Senin, 04 Agu 2025 17:05 WIB

Polda Jatim Bongkar Produksi Beras Oplosan di Sidoarjo,12,5 Ton Disita

Kilasbisnis.com,Sidoarjo – Polda Jawa Timur melalui Satgas pangan Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap praktik produksi beras premium tidak sesuai standar m
Minggu, 03 Agu 2025 09:04 WIB

Artsub 2025: Ketika Monsinyur Didik Menikmati Seni, Surabaya Jadi Lebih Hangat

Kilasbisnis.com, Surabaya - Sabtu sore, Balai Pemuda Surabaya mendadak lebih ramai dari biasanya. Bukan karena ada konser dangdut atau bazar kuliner, melainkan
Minggu, 03 Agu 2025 08:59 WIB

Artsub 2025 Resmi Dibuka, Giring Ganesha Optimistis Surabaya Jadi Episentrum Seni Rupa

Kilasbisnis.com, Surabaya - Pameran seni rupa kontemporer Artsub 2025 resmi dibuka di kompleks Balai Pemuda Surabaya, Sabtu sore, 2 Agustus 2025. Wakil Menteri
Sabtu, 02 Agu 2025 13:44 WIB

Pertamina Patra Niaga Gelar UMK Academy 2025, Dorong UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kilasbisnis.con, - Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus kembali menggelar program UMK Academy 2025 sebagai upaya mendorong pelaku Usaha Mikro dan Kecil
Jumat, 01 Agu 2025 15:33 WIB

Pengadilan Tetapkan PT KAI Daop 8 Surabaya sebagai Pemilik Sah Rumah di Jalan Penataran No. 7

KILASBISNIS, SURABAYA -  PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyambut baik putusan Pengadilan Negeri Surabaya yang menyatakan aset